Contoh Perhitungan Maximum Drawdown (Skenario dengan Asumsi yang Jelas)
Jawaban langsung
Maximum drawdown adalah persentase penurunan terbesar dari puncak sebelumnya ke lembah berikutnya dalam rangkaian ekuitas (nilai) akun. Contoh perhitungan membantu karena Anda dapat menghitungnya langsung dari nilai yang diasumsikan, dengan setiap langkah dan asumsi dinyatakan.
Mekanisme dan definisi
Asumsi untuk contoh:
- “Ekuitas” berarti nilai akun dari waktu ke waktu (setelah biaya sudah tercermin dalam nilai).
- Kami menggunakan garis waktu diskret sederhana dengan empat titik yang dicatat.
- Maximum drawdown dihitung sebagai maksimum dari (drawdown puncak-ke-lembah), di mana drawdown pada suatu titik sama dengan (Lembah − Puncak) ÷ Puncak.
- Kami menyatakan drawdown sebagai besaran positif dengan mengambil nilai absolut dari return negatif.
Mekanisme langkah demi langkah:
- Langkah A: Identifikasi setiap “puncak” sebagai nilai ekuitas tertinggi yang terlihat sejauh ini hingga setiap titik waktu.
- Langkah B: Untuk setiap titik waktu, hitung persentase drawdown dari puncak saat ini ke ekuitas saat ini.
- Langkah C: Maximum drawdown adalah drawdown terburuk (paling negatif) yang ditemui di seluruh rangkaian.
Bukti atau contoh perhitungan
Rangkaian ekuitas yang diasumsikan (bukan data waktu nyata):
- Waktu 1: Ekuitas = 10.000
- Waktu 2: Ekuitas = 12.000
- Waktu 3: Ekuitas = 9.000
- Waktu 4: Ekuitas = 11.000
- Waktu 1
- Puncak sejauh ini = 10.000
- Drawdown = (10.000 − 10.000) ÷ 10.000 = 0% (besaran 0%)
- Waktu 2
- Puncak baru = 12.000
- Drawdown = (12.000 − 12.000) ÷ 12.000 = 0% (besaran 0%)
- Waktu 3
- Puncak sejauh ini = 12.000
- Lembah pada Waktu 3 = 9.000
- Drawdown = (9.000 − 12.000) ÷ 12.000 = −3.000 ÷ 12.000 = −25%
- Besaran maximum drawdown sejauh ini = 25%
- Waktu 4
- Puncak sejauh ini tetap 12.000 (karena 11.000 berada di bawah 12.000)
- Drawdown = (11.000 − 12.000) ÷ 12.000 = −1.000 ÷ 12.000 ≈ −8,33%
- Drawdown terburuk tetap −25% (besaran 25%)
Hasil:
- Maximum drawdown untuk rangkaian yang diasumsikan ini = 25%.
Bagaimana ini “bekerja” secara konseptual:
- Ukuran ini mengabaikan bagaimana Anda sampai dari 12.000 ke 9.000 dan hanya berfokus pada penurunan persentase puncak-ke-lembah terbesar dalam urutan yang diberikan.
Keterbatasan dan risiko
- Keterbatasan pengambilan sampel dan waktu
- Jika nilai ekuitas dicatat jarang, lembah sebenarnya di antara sampel dapat terlewatkan. Hal ini dapat mengecilkan maximum drawdown.
- Definisi puncak bergantung pada rangkaian yang Anda pilih
- Maximum drawdown bergantung pada rangkaian “ekuitas” yang Anda gunakan (misalnya, perlakuan akuntansi yang berbeda untuk deposit/penarikan atau perlakuan biaya). Konvensi yang berbeda dapat mengubah nilai yang dihitung.
- Ini tidak menggambarkan bentuk pemulihan
- Dua akun dapat memiliki besaran maximum drawdown yang sama tetapi berbeda dalam durasi, volatilitas selama pemulihan, atau seberapa cepat ekuitas kembali ke puncak.
- Ini tidak menjamin hasil di masa depan
- Drawdown historis atau simulasi tidak menetapkan kinerja masa depan. Kondisi pasar dan eksekusi dapat mengubah jalur ekuitas.
Verifikasi atau pertanyaan berikutnya
Anda dapat memverifikasi hasil 25% secara independen dengan menghitung ulang setiap drawdown puncak-ke-lembah dari titik ekuitas yang diasumsikan sama dan memastikan bahwa penurunan persentase terburuk terjadi dari puncak 12.000 ke lembah 9.000.
Pertanyaan berikutnya yang berguna adalah: “Bagaimana maximum drawdown berubah ketika rangkaian ekuitas diambil sampelnya lebih sering (langkah waktu lebih kecil), atau ketika deposit/penarikan diperlakukan secara berbeda?”