Risk Reward Target: definisi
risk reward target adalah hubungan yang direncanakan antara jumlah risiko yang bersedia Anda tanggung jika harga bergerak melawan Anda, dan jumlah reward yang ingin Anda capai jika harga bergerak sesuai arah Anda. Dalam perencanaan order forex, “risk” umumnya diukur sebagai selisih antara entry price dan level stop-loss, sedangkan “reward” umumnya diukur sebagai selisih antara entry price dan level take-profit.
Ada baiknya memperlakukannya sebagai format untuk menjelaskan niat Anda, bukan sebagai perkiraan. Risk reward target menyatakan seberapa besar keuntungan yang Anda incar relatif terhadap seberapa besar kerugian yang bersedia Anda terima, dengan mempertimbangkan level order tertentu.
Cara kerjanya di forex
Mekanisme inti
Kebanyakan perhitungan risk reward target dimulai dari tiga harga asumsi: Entry, Stop-loss, dan Take-profit. Dari situ, Anda menghitung:
- Risk distance = jarak dari entry ke stop-loss
- Reward distance = jarak dari entry ke take-profit
- Risk reward ratio = Reward distance ÷ Risk distance
Sebagai contoh, anggap entry berada di 1.1000, stop-loss di 1.0950, dan take-profit di 1.1100. Maka:
- Risk distance = 1.1000 − 1.0950 = 0.0050
- Reward distance = 1.1100 − 1.1000 = 0.0100
- Risk reward ratio = 0.0100 ÷ 0.0050 = 2.0
Rasio 2.0 berarti jarak reward yang direncanakan dua kali jarak risk yang direncanakan, berdasarkan hanya level-level asumsi ini.
Di mana “target” berperan
Dalam bahasa trading sehari-hari, “target” bisa merujuk ke level take-profit itu sendiri, tetapi pada frasa risk reward target biasanya menggambarkan hubungan yang direncanakan (rasio atau perbandingan yang dimaksud), bukan hasil yang pasti. Bahkan jika take-profit ditempatkan untuk menyesuaikan rasio yang dipilih, hasil aktual yang terjadi bergantung pada apakah harga mencapai level-level tersebut dan pada harga berapa.
Membedakan konsep yang berdekatan
Mungkin membantu untuk memisahkan risk reward target dari ide-ide yang berdekatan:
- Stop-loss placement berfokus pada level tempat Anda akan keluar untuk membatasi sisi bawah (downside).
- Take-profit placement berfokus pada level tempat Anda akan keluar untuk menangkap sisi atas (upside).
- Risk reward target menghubungkan keduanya dengan menjelaskan hubungan antara jarak-jaraknya.
Skenario keterbatasan yang realistis
Mode kegagalan yang mungkin: biaya eksekusi dan slippage level
Anggap level entry, stop-loss, dan take-profit yang direncanakan sama seperti di atas. Dalam praktiknya, eksekusi bisa berbeda dari harga asumsi karena spreads, slippage, dan latency. Jika harga eksekusi efektif lebih buruk daripada yang diharapkan, risiko aktual Anda bisa meningkat dan reward aktual Anda bisa menurun.
Poin kuncinya adalah biaya dan efek eksekusi dapat mengubah hubungan yang Anda rencanakan. Rasio Anda mungkin terlihat benar saat dihitung dari level pada chart, tetapi pengisian (fills) yang nyata dapat mengubah jarak dalam istilah mata uang.
Keterbatasan lain: mencapai level itu tidak pasti
Bahkan dengan risk reward target yang didefinisikan dengan baik, harga bisa:
- bergerak sebagian lalu berbalik sebelum menyentuh take-profit,
- bergerak cepat dan menyentuh stop-loss,
- gap atau loncat di antara level-level.
Karena ketidakpastian itu, risk reward target menggambarkan bagaimana rencana disusun, bukan apa yang akan terjadi.
Verifikasi dan apa yang perlu dicek selanjutnya
Untuk memverifikasi secara independen apakah risk reward target digunakan dengan benar, Anda bisa memeriksa:
- Level entry, stop-loss, dan take-profit yang dipakai dalam perhitungan.
- risk distance, reward distance, dan ratio yang dihitung.
- Apakah perhitungan mempertimbangkan konvensi kuotasi instrumen dan dampak biaya trading terhadap jumlah akhir.
Jika Anda ingin melangkah satu tingkat lebih jauh, bandingkan dua rencana yang memiliki jumlah risk yang sama tetapi memakai level reward yang berbeda. Ini menunjukkan bagaimana risk reward target mengubah ekspektasi rencana trading, sementara ketidakpastian hasil tetap tidak berubah.
DOCUMENT END