Contoh perhitungan Risiko Jangka Panjang (dengan asumsi)

Pelajari apa itu contoh perhitungan: mekanisme, perbedaan, keterbatasan, dan pemeriksaan praktis.

Contoh perhitungan Risiko Jangka Panjang (dengan asumsi)

Definisi: apa yang dimaksud dengan “Risiko Jangka Panjang”

Risiko Jangka Panjang adalah risiko yang tetap signifikan ketika sebuah posisi (atau eksposur) ditahan dalam waktu yang lama. Dalam forex, “waktu yang lama” biasanya berarti lebih dari satu efek yang dapat berpengaruh: perubahan harga seiring waktu, biaya berkelanjutan (seperti biaya pembiayaan/kepemilikan), dan kemungkinan bahwa eksekusi aktual berbeda dari asumsi yang digunakan dalam contoh.

Penting untuk memisahkan dua gagasan:

  • Ketidakpastian pasar seiring waktu: nilai tukar dapat bergerak ke salah satu arah.
  • Akumulasi friksi: ketika Anda menahan posisi, Anda terus menanggung biaya dan harga yang terealisasi mungkin berbeda dari harga yang digunakan dalam perkiraan.

Contoh perhitungan berguna karena memaksa asumsi eksplisit tentang ukuran posisi, biaya, dan pergerakan nilai tukar yang masuk akal.

Mekanisme: bagaimana contoh perhitungan dapat mengkuantifikasinya

Cara sederhana untuk mengkuantifikasi risiko jangka panjang (tanpa memprediksi masa depan) adalah dengan menghitung rentang hasil untuk periode kepemilikan hipotetis, lalu mendeskripsikan sisi bawah (downside) relatif terhadap referensi awal.

Gunakan komponen-komponen berikut:

  1. Eksposur dan ukuran awal: berapa banyak mata uang dasar yang Anda kuasai dan seberapa besar nosionalnya.
  2. Asumsi pergerakan harga: pilih nilai tukar minimum dan maksimum yang masuk akal untuk periode tersebut.
  3. Asumsi biaya berkelanjutan: perkirakan tingkat biaya kepemilikan rata-rata untuk periode tersebut (sebagai angka yang disederhanakan).
  4. Asumsi eksekusi dan slippage: putuskan apakah Anda mengasumsikan transaksi dieksekusi pada nilai referensi atau apakah Anda menyertakan penyangga (buffer).

Keterbatasan utama adalah bahwa input ini hanyalah asumsi. Tujuannya adalah aritmetika yang dapat diverifikasi, bukan perkiraan.

Contoh numerik perhitungan (skenario dengan asumsi eksplisit)

Asumsikan seorang investor membuka posisi forex dan menahannya selama beberapa minggu. Konvensi kuotasi yang tepat bervariasi, jadi contoh ini menggunakan payoff yang disederhanakan yang dinyatakan dalam mata uang akun.

Asumsi

  • Harga masuk (referensi): 1.1000 (unit nilai tukar per mata uang dasar).
  • Rentang hasil periode kepemilikan: nilai tukar bisa serendah 1.0500 atau setinggi 1.1500.
  • Nosional posisi (disederhanakan): 100.000 unit dasar.
  • Konversi kontrak-ke-akun disederhanakan sehingga perubahan nilai tukar sebesar 0.0001 setara dengan $10 laba/rugi. (Ini adalah faktor konversi yang dibuat untuk aritmetika dan hanya digunakan untuk menunjukkan langkah perhitungan.)
  • Biaya kepemilikan rata-rata selama periode tersebut: $200 total.
  • Tidak ada slippage tambahan di luar yang tersirat oleh faktor konversi (jadi risiko slippage belum disertakan).

Hitung skenario sisi bawah (downside)

  1. Perubahan harga ke sisi bawah:
    • Dari 1.1000 ke 1.0500 adalah perubahan sebesar -0.0500.
  2. Konversi perubahan harga menjadi laba/rugi menggunakan faktor konversi:
    • 0.0500 / 0.0001 = 500 unit langkah 0.0001.
    • Laba/rugi dari pergerakan harga = 500 × $10 = -$5.000.
  3. Tambahkan biaya kepemilikan:
    • Total hasil = -$5.000 - $200 = -$5.200.

Hitung skenario sisi atas (upside)

  1. Perubahan harga ke sisi atas:
    • Dari 1.1000 ke 1.1500 adalah +0.0500.
  2. Laba/rugi dari pergerakan harga:
    • +0.0500 / 0.0001 = 500.
    • Laba/rugi dari pergerakan harga = 500 × $10 = +$5.000.
  3. Tambahkan biaya kepemilikan (tetap negatif):
    • Total hasil = +$5.000 - $200 = +$4.800.

Apa yang ditunjukkan contoh sebagai “Risiko Jangka Panjang”

  • Dalam skenario ini, sisi bawah (downside) selama periode kepemilikan yang panjang adalah -$5.200, berdasarkan rentang harga dan biaya kepemilikan yang diasumsikan.
  • Alasan risiko jangka panjang relevan adalah karena Anda tidak dapat memperlakukan masalah ini hanya sebagai “satu pergerakan harga.” Biaya (di sini dimodelkan sebagai total $200) dan perbedaan jalur/eksekusi yang terealisasi dapat secara material mengubah hasil yang terealisasi.

Keterbatasan dan risiko (apa yang dapat merusak contoh)

Setidaknya satu keterbatasan material biasanya ada dalam contoh perhitungan seperti ini:

  1. Ketidakpastian biaya dan pembiayaan

    • Biaya kepemilikan dapat bervariasi seiring waktu dan kondisi. Jika biaya kepemilikan rata-rata aktual Anda lebih tinggi dari asumsi $200, sisi bawah (downside) akan membesar.
  2. Eksekusi dan slippage

    • Contoh mengasumsikan faktor konversi sudah menangkap mekanismenya. Pada kenyataannya, eksekusi bisa lebih buruk dari harga referensi, terutama ketika likuiditas lebih rendah.
  3. Ketidaksesuaian model untuk “rentang yang masuk akal”

    • Memilih 1.0500–1.1500 bersifat subjektif. Rentang yang berbeda akan segera mengubah downside yang dihitung. Volatilitas historis tidak menjamin hasil di masa depan.
Perdagangan forex dan CFD memiliki risiko besar. Informasi FoxiForex bersifat edukatif dan bukan nasihat keuangan pribadi. Penempatan bersponsor diberi label dengan jelas.