Apa Kesalahan Umum Terkait Keserakahan?
Keserakahan: definisi sebelum konsekuensi
Keserakahan adalah dorongan terus-menerus untuk mendapatkan lebih dari yang secara wajar dibenarkan oleh situasi. Dalam psikologi trading, hal ini biasanya muncul sebagai keinginan akan keuntungan yang lebih besar, pemulihan yang lebih cepat, atau keyakinan yang lebih tinggi daripada yang didukung oleh bukti. Keserakahan tidak sama dengan ambisi: ambisi dapat hidup berdampingan dengan batasan dan proses yang jelas, sementara keserakahan cenderung memperlakukan batasan sebagai hambatan.
Bagaimana keserakahan mengubah keputusan (mekanisme)
Keserakahan dapat mendistorsi pengambilan keputusan melalui beberapa mekanisme yang dapat diprediksi:
-
Mengesampingkan rencana: Seorang trader memulai dengan rencana berbasis aturan (kriteria masuk, ukuran posisi, kondisi keluar), lalu menyesuaikan perilaku untuk “memperbaiki” hasil. Penyesuaian ini sering dimulai dari yang kecil, lalu menjadi norma baru.
-
Inflasi imbalan: Pikiran memberi harga pada keuntungan masa depan lebih tinggi daripada yang didukung informasi saat ini. Bahkan tanpa mengubah strategi, keserakahan dapat mendorong eksposur yang lebih besar.
-
Distorsi informasi: Keserakahan meningkatkan perhatian selektif. Sinyal yang baik terasa bermakna, sementara bagian bukti yang lemah diremehkan.
-
Membingkai ulang kerugian: Kerugian dapat diklasifikasikan ulang secara mental sebagai gangguan yang bisa diperbaiki. Hal ini dapat mengurangi kesediaan untuk berhenti atau mengevaluasi ulang asumsi.
Mekanisme ini adalah pola psikologis yang stabil. Hasil aktual tetap bergantung pada kondisi pasar yang bervariasi, kualitas eksekusi, dan biaya, yang dapat berubah dari satu trade ke trade lainnya.
Kesalahan umum terkait keserakahan (dengan pemeriksaan netral)
Berikut adalah kesalahan yang sering dilakukan orang ketika keserakahan aktif, plus cara netral untuk memeriksa apa yang sebenarnya terjadi:
-
Kesalahan: Menambah ukuran posisi untuk “mengembalikan” kerugian. Seorang trader berpindah dari “mengikuti rencana” menjadi “memaksakan hasil yang lebih baik.” Pemeriksaan netral: tulis aturan ukuran posisi awal dan bandingkan dengan apa yang diubah.
-
Kesalahan: Mengabaikan total gesekan (biaya dan eksekusi). Keserakahan dapat membuat target terasa cukup besar untuk “menutupi” spread, komisi, atau selip yang terlewat. Pemeriksaan netral: daftar semua asumsi biaya untuk contoh tersebut dan hitung ulang dampak bersihnya. Jika hasil berubah setelah menambahkan biaya, maka asumsi yang didorong keserakahan sedang bekerja.
-
Kesalahan: Menganggap hampir berhasil sebagai bukti. Keserakahan dapat menafsirkan hasil “hampir” sebagai bukti bahwa upaya berikutnya akan lebih baik. Pemeriksaan netral: pisahkan kinerja yang dapat Anda jelaskan dari kinerja yang tidak dapat Anda jelaskan. Tanyakan apa yang akan memalsukan keyakinan tersebut.
-
Kesalahan: Menunda keluar untuk menunggu keuntungan yang lebih besar. Keserakahan dapat memperpanjang waktu dengan harapan hasil yang lebih besar. Pemeriksaan netral: bandingkan waktu keluar aktual dengan aturan keluar yang telah ditentukan, lalu periksa apakah aturan tersebut diubah karena emosi.
Contoh gaya kerja (asumsi dinyatakan)
Asumsikan seorang trader memiliki proses yang membatasi kerugian per trade pada fraksi tetap dari akun dan menggunakan titik keluar yang jelas. Jika keserakahan menyebabkan mereka menambah ukuran posisi setelah pergerakan yang merugikan, kerugian mereka dalam istilah akun menjadi lebih besar dari yang direncanakan. Jika mereka juga menunda keluar untuk “mencapai keuntungan yang diharapkan,” kesenjangan kerugian-versus-rencana dapat melebar lebih jauh. Ini menggambarkan mode kegagalan tanpa mengklaim hasil pasar tertentu.
Keterbatasan dan risiko: apa yang tidak dapat Anda verifikasi dari keserakahan saja
Kesalahan terkait keserakahan adalah tentang perilaku dan kualitas keputusan, bukan tentang hasil yang dijamin. Bahkan jika seseorang mengoreksi keserakahan, hasil masih dapat bervariasi karena pasar berubah dan eksekusi berbeda. Selain itu, hubungan historis tidak menetapkan hasil masa depan. Tinjauan dapat menunjukkan apakah pengambilan keputusan mengikuti proses, tetapi tidak dapat menjamin hasil keuntungan tertentu.
Keterbatasan materi yang perlu diingat:
- Kondisi yang bervariasi: likuiditas, volatilitas, dan eksekusi dapat berubah dengan cepat.
- Sensitivitas biaya: perubahan kecil pada biaya dapat mengubah efek bersih dari sebuah keputusan.
- Ketidakpastian kognitif: orang sering salah mengaitkan hasil (waktu, keberuntungan, atau keterampilan).
Verifikasi dan pertanyaan berikutnya untuk diajukan
Cara praktis untuk memverifikasi apakah keserakahan adalah pendorong utama adalah dengan fokus pada bukti proses daripada prediksi:
- Apakah Anda mengubah aturan di tengah trade setelah perasaan menguat?
- Dapatkah Anda menyatakan asumsi Anda untuk ukuran posisi, keluar, dan biaya sebelum trade?
- Setelah trade, apakah catatan Anda sesuai dengan rencana, atau apakah catatan tersebut membenarkan penyimpangan?
Jika Anda menginginkan langkah berikutnya, pertimbangkan untuk bertanya: Apa keterbatasan keserakahan—apa yang terjadi ketika keserakahan hadir, dan apa yang akan dianggap sebagai bukti yang memalsukan bahwa keserakahan bukanlah penyebabnya?