Bagaimana informasi tentang Win Rate dapat diverifikasi?
Apa yang dimaksud dengan “win rate”
Win rate adalah rasio sederhana: proporsi perdagangan yang diselesaikan (atau hasil yang mirip perdagangan) yang berakhir dalam kategori “menang” yang telah Anda tentukan sebelumnya. Biasanya, win rate dihitung sebagai:
win rate = (jumlah hasil yang menang) / (jumlah total hasil)
Definisi ini terdengar sederhana, tetapi verifikasi bergantung pada apa yang secara tepat dianggap sebagai “hasil yang menang” dan apa yang termasuk dalam penyebut. Misalnya, definisi harus menentukan apakah hasil impas dihitung sebagai kemenangan atau kekalahan, dan apakah perdagangan yang ditutup sebagian diperlakukan sebagai hasil yang terpisah.
Mekanisme: bagaimana angka tersebut dihasilkan
Untuk memverifikasi informasi tentang win rate, Anda memerlukan tiga bagian yang biasanya tercampur dalam pernyataan yang dipublikasikan:
-
Aturan hasil: Kondisi kemenangan harus dinyatakan. Contoh aturan hasil termasuk “profit di atas ambang batas,” “profit akhir positif,” atau “harga keluar melewati level tertentu.” Jika sumber menggunakan aturan kemenangan yang berbeda, Anda tidak dapat mengonfirmasi win rate tersebut.
-
Aturan inklusi: Jumlah total hasil harus jelas. Suatu pernyataan dapat mengecualikan perdagangan sebelum tanggal tertentu, mengecualikan instrumen tertentu, atau menghapus perdagangan yang merugi dalam backtest. Verifikasi memerlukan akses ke kumpulan hasil yang sama atau pernyataan yang menjelaskan secara tepat apa yang termasuk.
-
Aturan akuntansi: Biaya dan detail eksekusi dapat mengubah apakah suatu hasil merupakan kemenangan. Bahkan jika pergerakan harga mentah suatu perdagangan terlihat menguntungkan, spread, komisi, dan slippage dapat mengubahnya menjadi kerugian tergantung pada bagaimana sumber menghitung hasil bersih.
Oleh karena itu, pendekatan verifikasi yang dapat direproduksi harus memperlakukan win rate sebagai hasil dari penerapan aturan-aturan ini secara konsisten pada kumpulan data yang ditentukan.
Bukti atau contoh: mereproduksi win rate dari input yang dilaporkan
Asumsikan sebuah sumber mengklaim win rate sebesar W untuk suatu periode. Verifikasi hanya mungkin jika Anda dapat merekonstruksi W dari komponen yang dapat diverifikasi.
Pemeriksaan dasar yang dapat direproduksi menggunakan aritmetika:
- Kumpulkan jumlahnya: menang = n_win dan total = n_total.
- Hitung win rate = n_win / n_total.
- Bandingkan dengan nilai yang diklaim W (dengan memperhitungkan pembulatan).
Contoh dengan asumsi yang eksplisit: Jika sebuah sumber mengatakan: “Kami memiliki 37 hasil yang menang dari 100 total hasil, dan impas dihitung sebagai kerugian,” maka win rate adalah 37/100 = 0,37 (37%). Verifikasi hanyalah memeriksa apakah jumlah dan pembulatan cocok dengan presentasi yang diklaim.
Jika sumber tidak memberikan jumlah kemenangan dan total hasil, atau tidak menentukan aturan kemenangan dan inklusi, maka klaim tersebut tidak dapat diverifikasi secara independen dari informasi saja.
Keterbatasan dan risiko: apa yang bisa gagal
Bahkan dengan aritmetika yang benar, informasi win rate yang dilaporkan mungkin menyesatkan atau tidak dapat digunakan kembali karena:
-
Ketidakcocokan definisi (mode kegagalan #1): Sumber dapat mendefinisikan kemenangan secara berbeda (misalnya, impas dihitung sebagai menang vs kalah). Dua win rate dapat berbeda bahkan ketika perdagangan yang mendasarinya identik.
-
Ketidakcocokan akuntansi: Sumber dapat melaporkan hasil sebelum biaya, sementara Anda memverifikasi hasil bersih setelah biaya. Ini mengubah hasil mana yang merupakan “kemenangan.”
-
Ketidakcocokan kumpulan data: Perdagangan dapat disaring, dikecualikan, atau dipilih setelah melihat kinerja. Ini membuat win rate tidak dapat dibandingkan dengan kumpulan data yang berbeda.
-
Non-stasioneritas: Win rate historis tidak menjamin win rate masa depan karena kondisi pasar dan kualitas eksekusi dapat berubah seiring waktu.
Oleh karena itu, verifikasi harus fokus pada apakah asumsi dan aturan yang mendasarinya dapat direproduksi—bukan hanya pada apakah persentase yang ditampilkan cocok dengan aritmetika.
Langkah verifikasi dan pertanyaan berikutnya yang harus diajukan
Untuk memverifikasi informasi tentang win rate dengan cara yang dapat Anda reproduksi:
- Tulis aturan hasil persis seperti yang dinyatakan (apa yang dianggap sebagai kemenangan).
- Tulis aturan inklusi (hasil mana yang termasuk dalam total).
- Tulis aturan akuntansi (apakah hasil bersih dari biaya dan asumsi eksekusi yang dimodelkan?).
- Hitung dari jumlah jika kemenangan dan total diberikan.
- Periksa pembulatan dan penyaringan waktu (konfirmasi periode dan apakah ada penyaringan yang terjadi).
Pertanyaan berikutnya yang berguna adalah: “Dapatkah saya menerapkan aturan hasil, inklusi, dan akuntansi yang sama pada kumpulan hasil yang sama untuk mendapatkan win rate yang sama?” Jika jawabannya tidak, maka angka tersebut tidak diverifikasi secara independen.