Biaya Apa Saja yang Dapat Memengaruhi Tinjauan Strategi?
Apa itu “Tinjauan Strategi” dan mengapa biaya itu penting
Tinjauan Strategi adalah pemeriksaan terstruktur tentang bagaimana kinerja strategi trading, menggunakan input yang relevan dari periode waktu tertentu. Dalam praktiknya, ini membandingkan apa yang terjadi (eksekusi dan hasil) dengan apa yang diasumsikan oleh strategi (logika entry, exit, dan risiko). Biaya itu penting karena mengurangi kinerja bersih dan juga dapat mengubah cara strategi berperilaku dalam eksekusi nyata.
Ide kuncinya adalah memisahkan mekanisme yang stabil dari kondisi yang bervariasi.
- Mekanisme yang stabil adalah bagian yang dapat Anda definisikan secara konsisten: bagaimana Anda mengukur perdagangan, bagaimana Anda menghitung hasil bersih dari fill yang tercatat, dan bagaimana Anda mendokumentasikan asumsi.
- Kondisi yang bervariasi adalah faktor pasar dan operasional yang dapat berubah: ukuran spread, kualitas eksekusi order, dan biaya apa pun yang dikenakan penyedia.
Biaya mana yang memengaruhi Tinjauan Strategi
Biaya yang memengaruhi Tinjauan Strategi biasanya terbagi menjadi dua kelompok: biaya langsung dan biaya tidak langsung.
Biaya langsung (dapat diukur pada saat perdagangan)
Biaya langsung dibebankan secara eksplisit atau dapat diamati langsung dalam penetapan harga.
- Biaya spread: selisih antara harga beli dan harga jual. Jika tinjauan Anda menggunakan harga tengah (mid prices) alih-alih fill aktual, spread dapat menjadi lebih rendah dari yang sebenarnya.
- Komisi dan biaya per perdagangan: biaya yang berlaku setiap kali transaksi terjadi.
- Biaya pendanaan atau biaya terkait carry (jika berlaku): beberapa pasar atau jenis kontrak dapat menyertakan biaya berkelanjutan yang terkait dengan menahan posisi.
Dalam sebuah tinjauan, biaya langsung harus tercermin dalam hasil bersih menggunakan harga persis saat Anda di-fill dan biaya persis yang tercatat untuk fill tersebut.
Biaya tidak langsung (timbul dari kualitas eksekusi dan friksi)
Biaya tidak langsung tidak selalu ditampilkan sebagai satu item baris, tetapi memengaruhi hasil ekonomi.
- Slippage: selisih antara harga eksekusi yang dimaksudkan (sering kali berdasarkan waktu sinyal atau kuotasi) dan harga fill aktual.
- Penundaan eksekusi dan fill parsial: order dapat di-fill lebih lambat dari yang diharapkan atau dalam beberapa bagian, mengubah rata-rata entry/exit yang terealisasi.
- Perubahan biaya di berbagai rezim pasar: spread dan kualitas eksekusi dapat melebar atau memburuk selama volatilitas, yang dapat membuat perilaku terealisasi strategi berbeda dari asumsi backtest.
Bukti dan contoh yang dapat Anda verifikasi
Karena tidak ada data real-time yang diasumsikan di sini, pendekatan verifikasi berfokus pada apa yang dapat Anda periksa dalam kumpulan data tinjauan Anda sendiri.
Contoh: menghitung bersih biaya dari fill yang tercatat (dengan asumsi yang dinyatakan)
Asumsikan Anda meninjau 100 perdagangan selama satu periode dan Anda memiliki untuk setiap perdagangan:
- harga entry dan exit yang di-fill
- kuantitas
- total komisi/biaya yang tercatat
- stempel waktu
Untuk memverifikasi bahwa biaya telah dimasukkan, Anda dapat menghitung laba bersih per perdagangan hanya menggunakan harga fill yang tercatat dan biaya yang tercatat ini. Jika hasil bersih yang Anda hitung berbeda dari kolom “net” di tinjauan Anda, itu menandakan ketidakcocokan: misalnya, tinjauan mungkin menggunakan harga tengah (mid prices) alih-alih fill, atau biaya mungkin hilang.
Contoh: pemeriksaan konsistensi slippage (dengan asumsi)
Asumsikan Anda juga menyimpan harga yang dimaksudkan untuk setiap perdagangan (misalnya, harga kuotasi terakhir pada saat pengambilan keputusan). Anda dapat memverifikasi slippage dengan membandingkan harga yang dimaksudkan vs. harga yang di-fill.
- Jika distribusi slippage stabil, asumsi tinjauan strategi mungkin lebih mendekati kenyataan.
- Jika slippage bervariasi tajam, tinjauan Anda harus memperlakukan eksekusi sebagai faktor variabel, bukan input tetap.
Keterbatasan dan mode kegagalan
Setidaknya satu keterbatasan material adalah bahwa biaya bergantung pada waktu.
- Tingkat biaya dapat berubah antara backtest dan eksekusi langsung, bahkan jika logika strategi Anda tetap tidak berubah.
- Hubungan historis tidak menetapkan hasil masa depan: pola biaya yang terlihat dalam satu periode mungkin tidak bertahan di kemudian hari.
Mode kegagalan lainnya meliputi:
- Cakupan biaya yang tidak lengkap: tinjauan yang mengabaikan komisi, biaya, atau biaya pendanaan akan melebih-lebihkan kinerja bersih.
- Referensi harga yang salah: mencampur harga yang dimaksudkan (kuotasi) dengan harga yang di-fill menghasilkan hasil bersih yang menyesatkan.
- Ketidakcocokan rezim: menggunakan satu spread atau slippage “rata-rata” menyembunyikan efek spread yang lebih lebar selama kondisi volatil.
Verifikasi dan pertanyaan berikutnya yang perlu diajukan
Untuk memverifikasi fakta yang relevan secara independen, pastikan Tinjauan Strategi Anda menggunakan:
- data eksekusi yang tercatat (fill aktual) daripada hanya kuotasi
- informasi biaya yang tersedia untuk akun dan periode yang sama
- definisi yang jelas tentang bagaimana hasil bersih dihitung
Pertanyaan lanjutan yang berguna adalah: “Item biaya mana yang secara eksplisit disertakan dalam perhitungan bersih saya, dan mana yang hanya tersirat?