Apa Itu Contoh Kerja dari Grafik Garis?
Definisi: apa arti contoh kerja untuk grafik garis
Grafik garis adalah grafik yang menampilkan serangkaian nilai dengan memplot titik pada sumbu horizontal (sumbu x) dan sumbu vertikal (sumbu y), lalu menghubungkan titik-titik tersebut dengan segmen garis lurus. “Contoh kerja” berarti Anda melihat skenario eksplisit dan langkah demi langkah di mana Anda mulai dari nilai mentah, menyatakan setiap asumsi (satuan sumbu, urutan titik, bagaimana nilai dipetakan ke koordinat), lalu menghitung koordinat yang diplot dan apa yang akan ditampilkan secara visual oleh grafik.
Hal ini penting karena bentuk visual yang sama dapat berasal dari asumsi yang berbeda (misalnya, apakah jarak sumbu x seragam, apakah ada titik yang hilang, atau apakah sumbu y menggunakan skala yang ditransformasikan). Contoh kerja menjaga pilihan-pilihan tersebut tetap terlihat sehingga Anda dapat memverifikasi hasilnya.
Mekanisme: bagaimana grafik dibuat (input, pemetaan, dan koneksi)
Grafik garis membutuhkan urutan pasangan (x, y).
Input
- Nilai x: posisi horizontal. Sering kali mewakili waktu (hari, menit, dll.), tetapi dapat mewakili variabel pengurutan apa pun.
- Nilai y: kuantitas yang diukur atau dihitung yang ingin Anda visualisasikan.
Asumsi yang harus Anda nyatakan
- Urutan: titik-titik diplot dalam urutan x yang dimaksudkan. Jika Anda tidak sengaja menukar urutan, garis penghubung dapat menunjukkan pola yang berbeda.
- Pemetaan: setiap nilai y berkorespondensi langsung dengan koordinat vertikal menggunakan skala sumbu y grafik. Jika Anda menggunakan skala non-linear (seperti logaritmik), Anda harus menyatakannya.
- Data yang hilang: jika ada titik data yang hilang, Anda harus memutuskan apakah akan menghilangkan titik tersebut, melakukan interpolasi, atau memutus garis. Setiap pilihan mengubah tampilan.
- Aturan koneksi: grafik garis umum menghubungkan titik-titik yang berdekatan dengan segmen lurus. Beberapa sistem juga mendukung penghalusan; penghalusan mengubah geometri dan dapat menyembunyikan perubahan mendadak.
Apa yang tersirat dari koneksi Segmen yang terhubung secara visual menunjukkan perubahan antara posisi x yang diamati. Namun, grafik tidak membuktikan apa yang terjadi “di antara” titik-titik; grafik hanya menghubungkan nilai yang diamati menggunakan aturan koneksi Anda.
Contoh kerja (numerik): memplot koordinat eksplisit dan membaca bentuknya
Asumsi (dinyatakan di awal):
- Kami menggunakan x sebagai nomor hari: Hari 1 hingga Hari 5.
- Kami menggunakan y sebagai nilai indeks yang diukur pada akhir setiap hari.
- Tidak ada data yang hilang.
- Grafik menghubungkan titik setiap hari ke hari berikutnya dengan segmen garis lurus.
Misalkan nilai indeks yang tercatat adalah:
- Hari 1: y = 100
- Hari 2: y = 102
- Hari 3: y = 99
- Hari 4: y = 105
- Hari 5: y = 103
Langkah 1: buat pasangan (x, y)
- (1, 100)
- (2, 102)
- (3, 99)
- (4, 105)
- (5, 103)
Langkah 2: hitung segmen yang diplot Setiap segmen adalah garis lurus antara titik-titik yang berurutan:
- Dari (1, 100) ke (2, 102)
- Dari (2, 102) ke (3, 99)
- Dari (3, 99) ke (4, 105)
- Dari (4, 105) ke (5, 103)
Langkah 3: baca perubahan visual (tanpa mengasumsikan informasi tersembunyi)
- Garis naik dari Hari 1 ke Hari 2.
- Garis turun dari Hari 2 ke Hari 3.
- Garis naik lebih tajam dari Hari 3 ke Hari 4.
- Garis turun sedikit dari Hari 4 ke Hari 5.
Ide verifikasi independen Jika Anda membuat ulang grafik, Anda harus menempatkan titik tepat pada nilai x dan y tersebut dan menghubungkannya dalam urutan itu. Jika grafik Anda menunjukkan arah yang berbeda, itu biasanya berarti ada asumsi yang berbeda (misalnya, titik tidak berurutan, nilai y ditransformasikan, atau satuan sumbu x diubah).
Keterbatasan dan risiko: setidaknya satu mode kegagalan yang dapat Anda periksa
-
Data yang hilang atau interpolasi yang berbeda Jika nilai y pada satu hari hilang dan alat Anda melakukan interpolasi, garis dapat terlihat lebih halus daripada kenyataan. Mode kegagalan yang umum adalah celah yang diisi secara diam-diam.
-
Penskalaan sumbu dan transformasi Jika sumbu y ditransformasikan (misalnya, skala log) atau menggunakan satuan yang berbeda dari yang Anda kira, nilai mentah yang sama dapat menghasilkan pola yang berbeda secara visual.
-
Efek resolusi dan agregasi Jika nilai adalah rata-rata selama suatu periode, garis dapat menyembunyikan fluktuasi intra-periode. Dua deret waktu dapat terlihat serupa pada resolusi harian tetapi berbeda pada resolusi intraday.
-
Hasil tidak meluas di antara titik-titik Bahkan dengan nilai x “harian”, menghubungkan titik-titik tidak mengonfirmasi apa yang terjadi di antara hari-hari. Segmen lurus adalah aturan tampilan, bukan model perilaku berkelanjutan.