Cara Membuat Grafik Forex dengan COE
Jawaban langsung: membuat grafik forex dengan COE
Untuk membuat grafik forex dengan COE, pertama-tama Anda harus mendefinisikan apa arti “COE” dalam konteks pembuatan grafik Anda (misalnya, pemicu peristiwa atau aturan ambang batas/rentang). Kemudian Anda menerapkan definisi tersebut pada data harga untuk membuat “bar” grafik (atau untuk memberi anotasi pada bar yang sudah ada) setiap kali aturan terpenuhi. Terakhir, Anda memvalidasi keluaran dengan membandingkan penanda COE terhadap lilin historis asli.
Karena “COE” dapat memiliki arti yang berbeda di berbagai platform dan komunitas, langkah kuncinya adalah menyepakati aturan COE yang eksplisit dan dapat diuji sebelum Anda membuat grafik.
Cara kerja pembuatan grafik COE (definisi, masukan, pengoperasian)
Grafik bar forex menggunakan nilai open, high, low, dan close untuk setiap interval waktu (misalnya, satu menit, lima menit, atau harian). Grafik berbasis COE mengubah cara Anda memutuskan bar atau titik mana yang akan ditekankan.
Dua pendekatan umum yang dapat diuji secara independen adalah:
- Pemicu peristiwa COE berbasis aturan
- Tentukan kondisi menggunakan nilai OHLC (dan opsional volume atau indikator), seperti “tandai COE ketika harga melewati level” atau “tandai COE ketika rentang bar melebihi ambang batas.”
- Ketika kondisi tersebut benar untuk bar tertentu, beri label sebagai COE pada grafik.
- Ini tidak menggantikan candlestick; ini menambahkan penanda COE pada candlestick tersebut.
- Bar COE yang difilter rentang (pembuatan grafik berbasis ambang batas)
- Definisikan COE sebagai persyaratan pergerakan atau rentang minimum.
- Alih-alih memberi label pada setiap interval waktu, Anda hanya membuat atau menampilkan bar yang relevan dengan COE ketika pergerakan/rentang yang disyaratkan terpenuhi.
- Ini dapat mengurangi noise, tetapi juga mengubah berapa banyak bar yang Anda lihat dan bagaimana grafik “berjalan.”
Dalam kedua pendekatan, masukan Anda adalah data dasar yang sama: rangkaian harga turunan bid/ask historis (sesuai yang disediakan oleh sumber data Anda) dan aturan COE yang jelas. Keluaran Anda adalah grafik bar dengan penanda COE atau serangkaian bar yang difilter yang mengikuti logika COE Anda.
Perbandingan dua opsi (dan cara memeriksanya)
Gunakan perbandingan sederhana ini untuk memilih metode dan memverifikasi kebenarannya.
Kriteria perbandingan: Kejelasan makna COE
- Pendekatan pemicu peristiwa: COE adalah label diskrit yang diterapkan ketika suatu kondisi terjadi.
- Pendekatan filter rentang: COE terkait dengan apakah harga memenuhi ambang batas yang mengontrol tampilan bar.
- Kesamaan: Keduanya memerlukan kondisi eksplisit yang dapat Anda hitung dari bar historis.
Kriteria perbandingan: Dampak pada bentuk grafik
- Pendekatan pemicu peristiwa: Bar candlestick tetap berbasis waktu; hanya label COE yang berubah.
- Pendekatan filter rentang: Urutan bar yang ditampilkan berubah karena aturan pemfilteran/seleksi mengubah apa yang ditampilkan.
- Kesamaan: Keduanya dapat direproduksi dengan memutar ulang data historis yang sama dan aturan COE yang sama.
Kriteria perbandingan: Verifikasi dan pemeriksaan independen
- Pendekatan pemicu peristiwa: Hitung berapa kali kondisi menjadi benar, dan konfirmasikan bahwa penanda sejajar dengan bar yang tepat tersebut.
- Pendekatan filter rentang: Verifikasi bahwa aturan menghasilkan jumlah bar yang relevan dengan COE yang sama dan bahwa celah sesuai dengan logika ambang batas Anda.
- Kesamaan: Gunakan “bagian yang diketahui” dari sejarah (rentang tanggal pendek) dan hitung ulang label COE untuk memastikan hasil yang konsisten.
Keterbatasan dan risiko yang relevan
- Risiko ambiguitas: “COE” bukanlah istilah yang ditetapkan secara universal di semua platform grafik. Jika Anda tidak dapat menulis aturan COE secara presisi, Anda tidak dapat mereproduksi grafik secara andal.
- Risiko definisi data: Penyedia grafik yang berbeda dapat menggunakan representasi harga yang berbeda (misalnya, apakah perhitungan menggunakan rangkaian turunan bid/ask). Hal ini dapat mengubah kapan suatu kondisi menjadi benar.
- Sensitivitas parameter: Perubahan kecil pada ambang batas atau kondisi COE dapat secara signifikan mengubah frekuensi penanda dan urutan bar yang terlihat.
- Tidak ada inferensi hasil masa depan: Grafik berbasis COE menggambarkan bagaimana aturan berperilaku dalam data historis. Ini tidak dengan sendirinya menyiratkan pergerakan harga di masa depan.