Apa Itu Multiple Position Sizing?
Definisi dan tujuan
Multiple Position Sizing adalah pendekatan penentuan ukuran posisi yang digunakan ketika sebuah akun dapat menahan beberapa trading forex pada saat yang bersamaan. Alih-alih menentukan ukuran setiap trading seolah-olah itu satu-satunya, metode ini bertujuan untuk mengontrol bagaimana gabungan posisi memengaruhi eksposur. Tujuannya adalah untuk menjaga risiko keseluruhan tetap selaras dengan rencana, sambil tetap memungkinkan trading yang berbeda memiliki ukuran yang berbeda.
Dalam praktiknya, “eksposur” dapat berarti beberapa hal: potensi kerugian jika harga bergerak melawan Anda, sensitivitas terhadap pergerakan harga (sering dikaitkan dengan nilai pip), atau konsentrasi dalam satu arah atau satu penggerak pasar yang berkorelasi. Makna mana yang Anda gunakan itu penting, dan harus dinyatakan sebagai sebuah asumsi.
Cara kerjanya (mekanisme yang stabil)
Alur mekanisme yang umum adalah:
- Pilih basis risiko: pilihan umum termasuk “risiko per trading” dan “risiko per akun.” Dengan beberapa posisi, “risiko per akun” seringkali lebih konsisten karena secara eksplisit menangani efek gabungan.
- Tentukan unit pengukuran: banyak metode penentuan ukuran menghubungkan ukuran posisi dengan jarak stop atau batas lain di mana estimasi kerugian dihitung. Anda mengasumsikan jarak stop tertentu (dalam pip atau harga) untuk menerjemahkan risiko menjadi unit.
- Petakan kontribusi setiap posisi terbuka: setiap trading memiliki ukuran nosional dan estimasi kerugian di bawah batas yang dipilih. Anda menghitung berapa banyak setiap posisi akan menambah total potensi kerugian.
- Terapkan batasan: Anda menetapkan batas untuk jumlah (atau untuk komponen yang dipilih) dari semua posisi yang berjalan bersamaan. Jika batas akan terlampaui, ukuran trading berikutnya dikurangi atau trading tidak dibuka sesuai rencana.
Contoh dengan asumsi eksplisit
Asumsikan aturan risiko akun yang disederhanakan: total potensi kerugian di semua posisi terbuka tidak boleh melebihi 2% dari ekuitas akun. Asumsikan semua trading Anda menggunakan jarak stop yang sama yaitu 20 pip, dan nilai pip per unit sebanding di seluruh pasangan yang Anda tradingkan (asumsi ini seringkali tidak sepenuhnya benar di pasar nyata, itulah sebabnya verifikasi itu penting).
- Ekuitas akun: 10.000 (asumsi)
- Risiko total maksimum: 2% = 200
- Estimasi kerugian setiap posisi pada batas sebanding dengan ukurannya
Jika satu posisi diukur sehingga estimasi kerugiannya pada batas adalah 120, maka posisi lain dapat diukur sehingga estimasi kerugiannya paling banyak 80 untuk menjaga total tetap pada atau di bawah 200. Multiple Position Sizing adalah disiplin yang memastikan ukuran dipilih dengan batasan “jumlah kontribusi” tersebut, bukan hanya secara individual.
Membedakannya dari konsep terkait
Multiple Position Sizing terkait dengan, tetapi tidak sama dengan, penentuan ukuran trading tunggal. Penentuan ukuran trading tunggal memutuskan ukuran satu trading baru menggunakan aturan risiko rencana, biasanya tanpa secara eksplisit mempertimbangkan posisi yang ada. Ketika beberapa posisi terbuka, penentuan ukuran trading tunggal dapat secara tidak sengaja melebihi total eksposur yang Anda inginkan karena kerugian dapat bertambah.
Ini juga berbeda dari diversifikasi. Diversifikasi dapat menyebarkan trading di berbagai instrumen, tetapi tidak secara otomatis mengontrol kerugian gabungan jika posisi berbagi penggerak risiko dasar yang sama. Multiple Position Sizing berfokus pada eksposur gabungan yang diukur atau dimodelkan di bawah asumsi yang dinyatakan.
Keterbatasan dan mode kegagalan
Bahkan dengan mekanisme yang benar, beberapa kategori keterbatasan dapat menyebabkan metode ini gagal:
- Asumsi yang salah tentang kerugian pada batas: jarak stop mungkin tidak diterjemahkan menjadi kerugian yang terealisasi karena slippage, eksekusi parsial, penundaan eksekusi, atau perubahan harga melalui batas.
- Korelasi dan konsentrasi tersembunyi: dua trading dapat tampak berbeda tetapi masih bergerak bersama (misalnya, keduanya secara efektif menjual faktor risiko yang sama). Jika Anda mengukur ukurannya secara independen, eksposur gabungan mungkin lebih besar dari yang diharapkan.
- Biaya dan spread variabel: biaya trading forex dapat berubah seiring waktu. Jika Anda menghitung risiko tanpa memasukkan biaya yang realistis, kerugian sebenarnya dapat melebihi batas yang direncanakan.
- Perubahan ekuitas selama urutan: jika aturan penentuan ukuran Anda menggunakan ekuitas saat ini, maka ekuitas akan berubah seiring pergerakan posisi atau saat Anda membuka trading tambahan. Kecuali Anda menentukan kapan ekuitas diukur (saat penempatan, saat penutupan, atau menggunakan simulasi), basis penentuan ukuran dapat menyimpang.
Contoh risiko material (mengapa “jumlah risiko” dapat menyesatkan)
Misalkan rencana Anda mengasumsikan bahwa kerugian akan sama dengan estimasi kerugian pada batas stop.