Yang Perlu Diketahui Pemula Tentang Risiko Persentase Tetap
Apa itu risiko persentase tetap
Risiko Persentase Tetap adalah aturan penentuan ukuran posisi di mana trader menetapkan target kerugian maksimum (risiko) sebagai persentase konstan dari ekuitas akun mereka. Ide intinya sederhana: jika Anda memutuskan untuk mengambil risiko p% per perdagangan, maka kerugian terburuk yang direncanakan adalah p% dari ekuitas. Ukuran posisi kemudian dipilih sehingga pergerakan ke titik keluar yang telah ditentukan (sering disebut sebagai “jarak stop”) akan menghasilkan kerugian yang direncanakan tersebut.
Sebelum melihat implikasinya, pemula harus memisahkan mekanisme yang stabil dari kondisi yang berubah-ubah:
- Mekanisme yang stabil: Anda memilih (1) persentase risiko dan (2) jarak harga referensi yang mengubah risiko uang menjadi ukuran posisi.
- Kondisi yang berubah-ubah: harga masuk/keluar aktual, spread, komisi, dan kualitas eksekusi dapat berbeda dari asumsi yang digunakan dalam perhitungan.
Catatan kosakata penting: ekuitas berarti nilai akun yang mencakup baik uang tunai maupun efek dari posisi terbuka. Dalam praktiknya, penyedia layanan dapat menghitungnya secara berbeda, sehingga definisi ekuitas yang Anda pilih menjadi penting.
Cara kerjanya (mekanisme dan input)
Contoh dasar menggunakan input dan asumsi berikut:
- Ekuitas akun: E (dalam mata uang akun).
- Persentase risiko: p (misalnya, 1% sebagai pecahan numerik).
- Jarak stop yang direncanakan: D (perbedaan harga antara entry dan referensi keluar).
- Nilai kontrak/pip: konversi dari pergerakan harga menjadi laba atau rugi untuk ukuran posisi tertentu.
Dengan input tersebut, risiko yang direncanakan dalam bentuk uang biasanya adalah:
- Kerugian yang direncanakan (uang) = E × p
Kemudian ukuran posisi dipilih sehingga pergerakan sebesar D sesuai dengan kerugian yang direncanakan tersebut. Di sinilah pemula harus eksplisit tentang asumsi:
- Harga persis apa yang digunakan sebagai entry (harga tengah kuotasi, bid, ask, atau harga eksekusi)?
- Terhadap apa sebenarnya D diukur (jarak pip tetap, jarak berbasis volatilitas, atau level yang Anda tentukan)?
- Biaya transaksi apa saja yang disertakan (spread dan komisi)?
Karena perhitungan bergantung pada D dan konversi nilai instrumen, perubahan pada asumsi tersebut mengubah ukuran posisi yang dihasilkan.
Skenario realistis: apa yang bisa salah
Pertimbangkan skenario realistis di mana ekuitas akun yang digunakan untuk penentuan ukuran diukur pada satu waktu, tetapi perdagangan terjadi kemudian:
- Jika ekuitas berubah antara perhitungan dan eksekusi (karena posisi terbuka atau pergerakan mark-to-market), persentase ekuitas aktual yang dipertaruhkan mungkin tidak lagi menjadi p%.
Skenario lain melibatkan kualitas eksekusi:
- Jika pasar bergerak cepat, keluar dapat terjadi pada harga yang lebih buruk daripada level stop referensi. Bahkan jika aturannya adalah “persentase tetap”, kerugian di dunia nyata dapat melebihi jumlah yang direncanakan.
Biaya juga penting:
- Instrumen dengan spread lebih lebar atau komisi lebih tinggi secara efektif meningkatkan jarak yang harus “diatasi” sebelum posisi mencapai perilaku keluar yang direncanakan. Jika biaya diabaikan dalam perhitungan, kerugian yang direalisasikan dapat berbeda.
Terakhir, perbedaan pengukuran dapat merusak intuisi:
- Jika definisi ekuitas yang Anda pilih atau pelaporan platform berubah (misalnya, ketika efek margin tercermin), target “persentase tetap” dapat bergeser.
Keterbatasan dan risiko (mode kegagalan material)
Keterbatasan utama adalah bahwa risiko yang direncanakan bukanlah risiko yang dijamin. Risiko Persentase Tetap adalah metode perhitungan, bukan janji tentang eksekusi atau hasil.
Mode kegagalan material meliputi:
- Slippage dan eksekusi tertunda: harga keluar berbeda dari referensi stop.
- Perubahan spread: jika spread melebar, biaya sebenarnya untuk masuk dan keluar meningkat.
- Input yang salah atau tidak konsisten: menggunakan ekuitas pada waktu yang salah, mengukur jarak stop secara berbeda dari yang diasumsikan, atau mengabaikan biaya transaksi.
- Kondisi instrumen yang berubah: kondisi volatilitas dan likuiditas dapat membuat jarak referensi yang sama berperilaku berbeda.
Selain itu, metode ini tidak memprediksi apakah perdagangan akan menang atau kalah. Poin verifikasi kunci adalah membandingkan kerugian yang direncanakan (dari asumsi Anda) dengan kerugian yang direalisasikan (dari harga dan biaya eksekusi) dari waktu ke waktu. Jika kesenjangannya secara konsisten besar, metode tersebut mungkin tidak mencerminkan risiko riil Anda.
Verifikasi dan pertanyaan berikutnya yang perlu diajukan
Untuk memverifikasi bahwa Risiko Persentase Tetap diterapkan dengan benar, pemula dapat memeriksa hal-hal berikut secara mandiri tanpa mengandalkan prediksi:
- Hitung ulang contoh perdagangan menggunakan input yang Anda dokumentasikan dan lihat apakah matematikanya menghasilkan ukuran posisi yang direncanakan.
- Bandingkan kerugian yang direncanakan versus kerugian yang direalisasikan menggunakan detail eksekusi instrumen dan biaya yang tercatat.
- Definisikan ekuitas dengan jelas dan dokumentasikan kapan ekuitas diukur.