Pahami Fixed Percentage Risk dengan jelas terlebih dahulu
Fixed Percentage Risk adalah cara untuk menentukan ukuran trade sehingga jumlah yang bersedia Anda rugi, jika terjadi defined adverse move yang telah ditetapkan, menjadi fraksi tetap dari akun Anda (misalnya, persentase tetap dari saldo akun). Frasa kuncinya adalah defined adverse move: Anda perlu referensi spesifik seperti level stop yang direncanakan atau jarak risiko yang setara.
Salah paham yang umum adalah menganggap Fixed Percentage Risk sebagai jaminan bahwa kerugian akan sama dengan persentase yang dimaksud. Dalam praktiknya, hasil yang benar-benar terjadi bergantung pada lebih dari sekadar persentase: harga bergerak, eksekusi berbeda dari ekspektasi, dan biaya ikut berlaku.
Mekanisme: dari mana matematikanya berasal (dan input apa yang penting)
Perhitungan Fixed Percentage Risk yang umum mengandalkan mekanisme yang stabil ini:
- Tentukan referensi akun (misalnya, balance atau equity) dan target persentase risiko.
- Tentukan jumlah risiko: referensi akun × persentase risiko.
- Konversi jumlah risiko tersebut menjadi ukuran posisi menggunakan jarak risiko (seberapa jauh entry dari level stop) dan nilai instrumen per pergerakan harga.
Kesalahan umum terjadi ketika orang mengubah salah satu input ini tanpa menyadarinya:
- Menggunakan referensi akun yang salah: “persentase tetap” bisa berarti hal yang berbeda tergantung apakah Anda mengukurnya dari balance atau dari equity.
- Mencampur jarak dengan level: Risiko terkait dengan distance, tetapi banyak orang secara tidak sengaja menggunakan perbedaan level secara tidak konsisten (terutama saat mengonversi antara quote dan base units).
- Mengabaikan nilai per pergerakan yang spesifik instrumen: Jarak harga yang sama tidak selalu berarti risiko moneter yang sama di berbagai instrumen.
Bukti atau contoh: kesalahan perhitungan yang sering terjadi
Pertimbangkan contoh yang disederhanakan dengan asumsi yang jelas: referensi akun Anda adalah 10,000, persentase risiko yang Anda pilih adalah 1%, dan Anda berniat adverse move menjadi jarak harga 50 unit antara entry dan stop. Anggap nilai instrumen per price unit konstan untuk contoh ini.
Maka jumlah risiko yang dimaksud adalah 10,000 × 0.01 = 100. Jika nilai per price unit adalah 2 unit moneter per price unit, jarak risiko 50 mengimplikasikan ukuran posisi sebesar 100 ÷ (2 × 50) = 1 dalam unit yang dipilih.
Kesalahan yang merusak logika seperti ini:
- Mengubah jarak stop setelah sizing: Jika stop kemudian dilebarkan atau dipindahkan lebih dekat, jumlah risiko aktual tidak lagi 100 yang semula.
- Mencampur “expected” dan “realized” costs: Jika Anda memasukkan biaya (spreads, commissions, fees) secara tidak konsisten, kerugian bersih di stop bisa berbeda dari risiko yang dimaksud.
- Mengasumsikan stop tereksekusi persis: Bahkan tanpa data pasar real-time, eksekusi bisa berbeda dari harga referensi, sehingga kerugian yang benar-benar terjadi mungkin tidak sama dengan yang dihitung.
Keterbatasan material dan risiko
Setidaknya satu keterbatasan material biasanya diabaikan: perhitungan mengasumsikan jarak risiko Anda dan eksekusi sesuai dengan model.
Keterbatasan dan mode kegagalan lain yang umum meliputi:
- Ketidakpastian eksekusi: Slippage dan pengisian yang tidak sempurna dapat membuat kerugian yang benar-benar terjadi lebih besar daripada kerugian yang direncanakan.
- Biaya yang bervariasi: Biaya transaksi dapat berubah sesuai kondisi atau pengaturan penyedia, sehingga menggeser hasil bersih.
- Detail instrumen dan kontrak: Salah menyatakan ukuran kontrak, tick value, atau konversi unit menyebabkan ukuran posisi yang menargetkan risiko moneter yang salah.
- Pola pikir historis: Hubungan masa lalu antara pergerakan harga dan hasil tidak menetapkan hasil masa depan.
Verifikasi dan pertanyaan berikutnya (pemeriksaan netral)
Untuk memastikan Fixed Percentage Risk diterapkan dengan benar, gunakan checklist netral:
- Cek unit: pastikan jarak risiko, value-per-move, dan ukuran posisi berada dalam unit yang konsisten.
- Hitung ulang setelah perubahan: jika Anda memindahkan stop, mengubah referensi entry, atau menyesuaikan referensi akun, lakukan ulang perhitungan.
- Masukkan net costs ke dalam model: jika relevan, pastikan persentase risiko menargetkan kerugian bersih, bukan mengabaikan biaya.
- Uji kasus kegagalan: pertimbangkan apa yang terjadi jika eksekusi berbeda dari harga referensi stop.
Jika Anda mau, Anda juga bisa membandingkan perhitungan Anda dengan contoh yang sudah dikerjakan yang mempertahankan asumsi yang sama dari awal sampai akhir (persentase risiko, jarak risiko, dan konversi unit).