Bagaimana informasi tentang Risiko Persentase Tetap dapat diverifikasi?
Jawaban langsung
Untuk memverifikasi informasi tentang Risiko Persentase Tetap, Anda perlu memeriksa empat hal secara independen: (1) definisi, (2) mekanisme perhitungan, (3) asumsi yang digunakan dalam contoh apa pun, dan (4) keterbatasan yang dapat merusak logika. Karena hasil bergantung pada kondisi pasar yang bervariasi dan detail eksekusi, “verifikasi” seharusnya tidak berarti mengonfirmasi profitabilitas; itu berarti mengonfirmasi bahwa aritmetika risiko yang dinyatakan mengikuti dari input yang dinyatakan.
Mekanisme atau definisi
Risiko Persentase Tetap adalah cara untuk menentukan ukuran posisi sehingga kerugian yang direncanakan pada level keluar yang telah ditentukan sama dengan fraksi tetap dari metrik akun (sering kali ekuitas atau saldo akun). Secara sederhana:
- Anda memilih persentase dari akun Anda yang bersedia Anda pertaruhkan (misalnya, 1% atau 2%).
- Anda menghitung jumlah akun yang dipertaruhkan: (\text{jumlah_risiko} = \text{nilai_akun} \times \text{persen_risiko}).
- Anda mengonversi jumlah risiko tersebut menjadi ukuran posisi menggunakan “jarak harga” antara entry dan referensi keluar (biasanya digambarkan sebagai level stop): (\text{ukuran_posisi} = \text{jumlah_risiko} / \text{jarak_harga}), dengan penskalaan khusus instrumen yang sesuai (misalnya, ukuran kontrak atau nilai pip).
Mekanisme yang stabil: struktur rumus (jumlah risiko yang diturunkan dari persentase, lalu dikonversi menggunakan jarak ke level referensi) adalah bagian yang dapat Anda verifikasi tanpa memerlukan harga langsung.
Kondisi yang bervariasi: perubahan spread pasar, slippage, eksekusi parsial, dan efek pembiayaan/carry dapat mengubah kerugian yang terealisasi dibandingkan dengan kerugian yang direncanakan. Aturan yurisdiksi dan penyedia juga dapat mengubah apa arti “ekuitas,” “margin,” atau “biaya” dalam praktik.
Bukti atau contoh yang dapat Anda reproduksi
Pendekatan verifikasi yang dapat direproduksi adalah menjalankan “contoh kertas” di mana setiap angka dan unit dibuat eksplisit.
- Pilih asumsi yang eksplisit. Contoh asumsi yang harus Anda tuliskan:
- Gunakan nilai akun (A).
- Gunakan persen risiko tetap (p).
- Asumsikan satu harga entry dan satu referensi keluar.
- Asumsikan jarak harga yang diketahui (d) dan faktor konversi unit yang diketahui (seperti berapa unit mata uang akun yang sesuai dengan satu unit pergerakan harga untuk instrumen tersebut).
- Abaikan atau sertakan secara eksplisit biaya eksekusi sehingga Anda dapat melihat efeknya.
-
Hitung jumlah risiko dari definisi: (\text{jumlah_risiko} = A \times p).
-
Konversikan jumlah risiko menjadi ukuran posisi yang dinyatakan menggunakan (d) dan faktor konversi yang sama dengan yang digunakan informasi asli. Jika sumber menyediakan ukuran posisi, Anda seharusnya dapat mereproduksinya dari input mereka.
-
Periksa pembulatan. Banyak sumber membulatkan ukuran posisi, yang mengubah risiko yang terealisasi. Verifikasi harus mencatat bagaimana pembulatan diterapkan dan apakah itu menambah atau mengurangi risiko.
Keterbatasan material yang perlu diuji selama verifikasi:
- Jika sumber mengukur jarak keluar dengan satu cara (misalnya, pip) tetapi menggunakan faktor konversi yang dikalibrasi untuk cara lain (misalnya, poin), aritmetika dapat menjadi tidak konsisten secara internal.
Keterbatasan dan risiko (apa yang bisa gagal)
Bahkan jika aritmetika benar berdasarkan asumsi yang dinyatakan, beberapa mode kegagalan dapat membuat kerugian yang terealisasi berbeda dari tujuan “persentase tetap”:
- Ketidakcocokan jarak stop: Jika referensi keluar yang digunakan untuk menghitung ukuran posisi bukan level yang sama yang digunakan selama eksekusi (pergerakan harga yang melebar, mekanisme stop yang berbeda), jarak harga (d) berubah.
- Biaya eksekusi tidak disertakan: Spread, slippage, komisi, dan pembiayaan dapat meningkatkan kerugian yang terealisasi melampaui jumlah risiko yang direncanakan.
- Perubahan metrik akun: Jika persen risiko didefinisikan menggunakan ekuitas yang berubah selama perdagangan (karena P&L yang belum direalisasi atau efek margin diperbarui secara terus-menerus), “persentase tetap” mungkin tidak tetap.
- Spesifikasi rollover dan kontrak: Ukuran kontrak dan faktor konversi khusus instrumen mungkin berbeda dari yang diasumsikan oleh sebuah penjelasan.
Selain itu, hubungan historis tidak menetapkan hasil masa depan. Backtest dan contoh dapat menunjukkan konsistensi internal tetapi tidak dapat mengonfirmasi bahwa perilaku yang sama akan terjadi di bawah rezim pasar atau kondisi eksekusi yang berbeda.
Verifikasi atau pertanyaan berikutnya
Gunakan metode seperti daftar periksa untuk memverifikasi klaim apa pun:
- Apa sebenarnya dasar “nilai akun” (ekuitas, saldo, atau lainnya), dan apakah itu didefinisikan?
- Bagaimana “jarak harga” diukur, dan dalam unit apa?
- Apakah faktor konversi instrumen disertakan, dan apakah cocok dengan spesifikasi instrumen?
- Apakah biaya eksekusi dan pembiayaan secara eksplisit diasumsikan disertakan atau dikecualikan?
- Aturan pembulatan apa yang digunakan?