Apa Itu Swing Highs Lows?
Jawaban langsung
Swing highs dan swing lows adalah dua jenis dasar titik balik grafik yang digunakan dalam price action forex. Swing high adalah puncak lokal tempat harga berbalik turun setelahnya. Swing low adalah lembah lokal tempat harga berbalik naik setelahnya. Bersama-sama, keduanya membantu Anda menggambarkan urutan gelombang dan pergeseran momentum yang muncul pada grafik harga.
Karena didefinisikan dari perilaku harga yang teramati, swing highs dan swing lows bukanlah perkiraan yang dijamin. Lokasi pasti setiap titik balik dapat bervariasi tergantung pada aturan yang Anda gunakan untuk menentukan apa yang dianggap sebagai “sebuah swing.”
Cara kerjanya dalam forex
Cara sederhana dan dapat diperiksa untuk memahami Swing Highs Lows adalah: tandai tempat-tempat di mana harga dengan jelas berubah arah.
-
Pilih kerangka waktu Titik swing diidentifikasi pada kerangka waktu grafik tertentu (misalnya, 1H atau 4H). Pergerakan yang terlihat seperti swing high pada satu kerangka waktu mungkin tidak terlihat seperti itu pada kerangka waktu lain.
-
Terapkan definisi swing yang konsisten Pendekatan umum adalah mendefinisikan swing high sebagai bar (atau candle) yang titik tertingginya lebih tinggi daripada titik tertinggi di sekitarnya, diikuti oleh penurunan harga selama sejumlah bar tertentu. Demikian pula, swing low adalah bar yang titik terendahnya lebih rendah daripada titik terendah di sekitarnya, diikuti oleh kenaikan harga selama sejumlah bar tertentu.
Kuncinya adalah konsistensi: “Berapa banyak bar yang harus bergerak melawan arah?” adalah sebuah input. Jika Anda mengubah input tersebut, titik swing yang ditandai dapat berubah.
- Gunakan urutan untuk menggambarkan struktur Setelah Anda memiliki swing highs dan swing lows, Anda dapat membandingkannya dari waktu ke waktu. Misalnya, harga dapat membentuk higher swing highs dan higher swing lows, atau dapat membentuk lower swing highs dan lower swing lows. Ini menggambarkan struktur, seperti apakah price action condong ke atas atau ke bawah pada kerangka waktu tersebut.
Keterbatasan materi: label struktur bergantung pada aturan definisi swing Anda. Dua orang yang menggunakan aturan jumlah bar yang berbeda dapat menandai titik balik yang berbeda dan karena itu menggambarkan struktur yang berbeda.
Contoh yang dapat Anda reproduksi (tanpa perlu data real-time)
Asumsikan Anda memiliki segmen grafik tempat harga membuat lima pergerakan yang terlihat.
- Pergerakan A: harga naik dengan kuat, lalu kemudian turun. Puncak Pergerakan A adalah kandidat swing high.
- Pergerakan B: setelah penurunan, harga mencapai titik terendah, lalu kemudian naik lagi. Lembah tersebut adalah kandidat swing low.
- Pergerakan C: harga naik lagi tetapi tidak sekuat Pergerakan A, lalu turun. Puncak baru tersebut adalah kandidat swing high lainnya.
Jika aturan swing yang Anda pilih mensyaratkan, misalnya, bahwa harga harus bergerak melawan arah sebelumnya setidaknya selama N bar sebelum mengonfirmasi titik balik, Anda dapat menandai setiap swing hanya setelah kondisi tersebut terpenuhi. Ini penting karena titik swing sering kali dikonfirmasi dengan melihat ke belakang: Anda mungkin tidak tahu bahwa sebuah bar adalah swing high sampai setelah pembalikan telah terjadi.
Ini adalah cara yang baik untuk menjaga konsep tetap dapat diverifikasi: Anda dapat menggambar ulang segmen yang sama menggunakan aturan N-bar persis Anda dan memeriksa apakah titik swing Anda sesuai dengan definisi Anda sendiri.
Keterbatasan dan risiko (termasuk mode kegagalan)
Swing highs dan swing lows adalah alat deskriptif, bukan sinyal prediktif. Beberapa mode kegagalan yang umum terjadi:
- Whipsaw di pasar yang berombak: Dalam pergerakan harga yang bergerak menyamping atau tidak menentu, banyak “titik balik” dapat muncul. Menandai swing terlalu cepat dapat menghasilkan struktur yang menyesatkan.
- Ketidakcocokan kerangka waktu: Struktur pada kerangka waktu yang lebih tinggi dapat terganggu oleh swing yang lebih kecil pada kerangka waktu yang lebih rendah, sehingga menggabungkannya tanpa kejelasan dapat membingungkan interpretasi.
- Keterlambatan konfirmasi: Karena swing biasanya diidentifikasi setelah pembalikan, Anda mungkin bereaksi terlambat jika Anda memperlakukan penandaan tersebut sebagai peristiwa langsung yang melihat ke depan.
- Sensitivitas aturan: Mengubah definisi swing (persyaratan N-bar atau aturan serupa) dapat menggeser titik mana yang memenuhi syarat sebagai swing highs/lows, sehingga mengubah urutan yang disimpulkan.
Untuk mengelola keterbatasan ini secara informasional murni, Anda dapat memverifikasi analisis Anda dengan menerapkan kembali aturan swing Anda secara konsisten pada segmen grafik yang sama dan memeriksa apakah struktur yang Anda gambarkan masih berlaku.
Verifikasi dan pertanyaan berikutnya
Untuk memverifikasi secara independen apa arti Swing Highs Lows bagi Anda:
- Pilih satu kerangka waktu. - Gunakan satu definisi swing dan pertahankan tetap.