Contoh perhitungan suku bunga (dengan asumsi eksplisit)
Jawaban langsung: apa itu contoh perhitungan suku bunga?
Contoh perhitungan suku bunga adalah skenario numerik langkah demi langkah yang dimulai dengan asumsi yang ditetapkan (misalnya, jumlah pokok, suku bunga, frekuensi pemajemukan, dan jangka waktu) lalu menghitung arus kas seperti bunga periodik dan total pembayaran kembali (untuk pinjaman) atau total bunga yang diperoleh (untuk pemberian pinjaman).
Mekanisme dan definisi: bagaimana suku bunga “bekerja” dalam sebuah perhitungan
Suku bunga adalah persentase biaya pinjaman atau persentase imbal hasil dari pemberian pinjaman selama periode waktu tertentu.
Untuk mengubah suku bunga menjadi angka, Anda biasanya memerlukan tiga input:
- Pokok (P): jumlah awal.
- Tingkat nominal (r): tingkat tahunan yang dinyatakan.
- Pemajemukan dan jangka waktu: seberapa sering bunga diterapkan (misalnya, bulanan) dan untuk berapa lama.
Asumsi dasar yang umum dalam contoh adalah tingkat bunga tetap, pemajemukan periodik dengan tidak ada pembayaran yang terlewat dan tidak ada biaya tambahan.
Cara umum untuk merepresentasikan tingkat bunga periodik adalah:
- Tingkat periodik = r / m, di mana m adalah jumlah periode pemajemukan per tahun.
Jika Anda meminjam dengan pembayaran yang setara, Anda juga memerlukan struktur pembayaran (misalnya, pembayaran amortisasi penuh). Jika Anda menyederhanakan ke kasus “sederhana”, Anda dapat mengasumsikan bunga dihitung secara periodik tetapi hanya dibayar saat jatuh tempo.
Karena pola arus kas yang tepat bergantung pada kata-kata kontrak, contoh perhitungan harus menyatakan asumsinya tentang bagaimana dan kapan bunga dibayarkan.
Bukti atau contoh: skenario numerik dengan asumsi lengkap
Di bawah ini adalah satu contoh perhitungan dengan asumsi eksplisit. Ini tidak menggunakan data pasar langsung.
Skenario: pemberian pinjaman dengan pemajemukan periodik, bunga dibayar saat jatuh tempo
Asumsi (nyatakan setiap input):
- Pokok: P = 10.000
- Tingkat bunga nominal tahunan: r = 6% per tahun
- Frekuensi pemajemukan: m = 12 (bulanan)
- Waktu: 1 tahun
- Tidak ada setoran/penarikan tambahan
- Bunga dimajemukkan bulanan dan hanya dibayar di akhir tahun
- Tidak ada biaya dan tidak ada kerugian kredit
Langkah 1: hitung tingkat bulanan
- Tingkat periodik = r / m = 0,06 / 12 = 0,005 = 0,5% per bulan
Langkah 2: hitung jumlah periode
- Jumlah bulan dalam 1 tahun = 12
Langkah 3: hitung nilai masa depan setelah pemajemukan Dengan pemajemukan bulanan selama 12 periode:
- Nilai masa depan = P × (1 + 0,005)^12
- (1,005)^12 ≈ 1,061677
- Nilai masa depan ≈ 10.000 × 1,061677 = 10.616,77
Langkah 4: hitung total bunga yang diperoleh
- Total bunga = 10.616,77 − 10.000 = 616,77
Bagaimana ini terkait dengan pinjaman (mekanisme yang sama, arah yang berbeda)
Jika asumsi kontrak yang sama berlaku untuk pinjaman alih-alih pemberian pinjaman, tandanya berubah: total pembayaran kembali peminjam saat jatuh tempo akan menjadi sekitar 10.616,77, yang berarti peminjam membayar sekitar 616,77 dalam bunga selama tahun tersebut.
Inilah ide “contoh perhitungan”: Anda dapat menelusuri aritmetika dari suku bunga yang dinyatakan hingga hasil akhir.
Keterbatasan dan risiko: di mana contoh perhitungan bisa gagal
- Pemajemukan vs. waktu pembayaran: Jika kontrak nyata membayar bunga bulanan (atau mensyaratkan pembayaran pokok periodik), arus kas akan berbeda. Menggunakan asumsi hanya saat jatuh tempo dapat salah menggambarkan hasil.
- Biaya dan biaya gesekan: Biaya transaksi, biaya akun, perbedaan eksekusi seperti spread, dan biaya penyimpanan dapat mengubah total yang direalisasikan bahkan jika tingkat yang dinyatakan sama.
- Variabilitas tingkat: Contoh perhitungan sering mengasumsikan tingkat tetap. Jika tingkat yang mendasarinya berubah seiring waktu, hasil berubah secara material.
- Risiko kredit dan penyelesaian: Jika pembayaran tidak dilakukan sesuai asumsi (gagal bayar, keterlambatan, masalah penyelesaian), arus kas yang direalisasikan dapat berbeda dari model aritmetika.
- Hubungan historis tidak menjamin hasil masa depan: Bahkan jika Anda telah melihat pola suku bunga bergerak bersama dengan variabel lain di masa lalu, itu tidak menjamin hubungan yang sama akan bertahan.
Verifikasi dan pertanyaan berikutnya: cara memeriksa pemahaman Anda
Untuk memverifikasi secara independen contoh perhitungan suku bunga, buat ulang dari asumsi yang sama:
- Konfirmasi perhitungan tingkat periodik (r/m).
- Konfirmasi jumlah periode (m × tahun).
- Konfirmasi aturan pemajemukan (misalnya, perkalian berulang untuk (1 + tingkat periodik)^periode).
- Periksa apakah kontrak menyiratkan bunga hanya saat jatuh tempo atau pembayaran bunga periodik.
Pertanyaan berikutnya: apa perbedaan antara tingkat tahunan nominal dan tingkat tahunan efektif di bawah frekuensi pemajemukan yang Anda pilih, dan bagaimana itu akan mengubah hasil numerik?