Apa Itu Pip Versus Poin?

Jelajahi Apa Itu Pip Versus: mekanisme, perbedaan, keterbatasan, dan pemeriksaan praktis.

Apa Itu Pip Versus Poin?

Definisi langsung: perbedaan dalam satu kalimat

Pip adalah unit standar untuk mengukur pergerakan harga forex, sedangkan poin adalah unit umum yang biasanya merujuk pada kenaikan terkecil yang dapat diukur pada kuotasi atau grafik tertentu; karena setiap platform dapat menampilkan desimal secara berbeda, hubungan pip-ke-poin dapat bervariasi.

Bagaimana “poin” dan “pip” bekerja dalam forex

Apa yang diukur oleh pip

Dalam forex, harga biasanya dikutip dengan format desimal tetap. Pip (percentage in point) dimaksudkan untuk mewakili perubahan yang konsisten dalam harga kuotasi tersebut. Pada banyak pasangan mata uang utama, satu pip berhubungan dengan pergerakan satu digit di tempat desimal terakhir dari kuotasi.

Detail penting: konvensi pip tidak universal di semua pasangan mata uang. Beberapa pasangan memiliki definisi pip yang berbeda tergantung pada gaya kuotasi mereka (misalnya, berapa banyak tempat desimal yang biasanya ditampilkan dan tempat desimal mana yang diperlakukan sebagai “satu pip”).

Apa yang diukur oleh poin

Poin biasanya berarti kenaikan minimum yang ditampilkan atau digunakan oleh umpan harga platform—misalnya, tick terkecil pada grafik atau unit perubahan terkecil dalam kuotasi yang ditampilkan. Karena ini bergantung pada presisi kuotasi (jumlah desimal) dan pada bagaimana platform memformat harga, ukuran “satu poin” tidak otomatis sama dengan “satu pip.”

Mengapa kedua istilah muncul bersamaan

Platform, indikator, dan laporan sering menggunakan poin untuk presisi internal atau pembuatan grafik, sementara trader umumnya menggambarkan pergerakan dan risiko dalam pip. Untuk membandingkan hasil antar sistem, Anda perlu mengonversi secara konsisten menggunakan asumsi dasar yang sama tentang ukuran pip dan ukuran poin.

Bukti atau contoh (dengan asumsi yang dinyatakan)

Asumsikan sebuah kuotasi ditampilkan dengan 5 tempat desimal (presentasi umum untuk banyak pasangan FX) di mana:

  • 1 pip = 0,00010 perubahan harga (ini adalah konvensi pip umum untuk pasangan yang dikutip dengan 5 desimal).
  • Langkah tick terkecil pada grafik berhubungan dengan 0,00001 perubahan harga.

Dalam kasus itu:

  • Perubahan harga sebesar 0,00010 sama dengan 10 tick, sehingga berhubungan dengan 10 poin jika “satu poin” berarti tick grafik sebesar 0,00001.

Sekarang bandingkan dengan gaya kuotasi dengan lebih sedikit desimal. Jika platform malah menyajikan harga dengan 4 tempat desimal, maka:

  • 1 pip = 0,00010 mungkin sudah sejajar dengan tempat desimal terakhir yang ditampilkan.
  • “Satu poin” kemudian bisa bertepatan dengan 0,00010 alih-alih 0,00001, mengubah pemetaan.

Bahkan ketika pasangan mata uangnya sama, konversi dapat berbeda karena presisi kuotasi platform dan konvensi pip yang Anda terapkan mungkin tidak cocok.

Keterbatasan dan mode kegagalan material

1) Ketidakcocokan pip vs poin

Mode kegagalan umum adalah menggunakan konversi tetap (misalnya, dengan asumsi 1 pip selalu sama dengan 10 poin) tanpa memeriksa format kuotasi dan definisi pip platform. Hal itu dapat mendistorsi perkiraan biaya dan perhitungan laba/rugi apa pun yang bergantung pada ukuran pergerakan.

2) Perbedaan penyedia, grafik, dan eksekusi

Bahkan dengan kuotasi yang ditampilkan sama, harga eksekusi dan perilaku spread dapat berbeda menurut broker, instrumen, dan waktu. Itu berarti pergerakan historis yang diukur dalam pip mungkin tidak diterjemahkan ke hasil yang terealisasi dengan cara yang sederhana.

3) Konvensi berbeda antar pasangan

Beberapa pasangan menggunakan definisi pip yang secara efektif memperlakukan tempat desimal yang berbeda sebagai “satu pip,” terutama ketika presisi kuotasi bervariasi. Jika Anda memperlakukan pip sebagai “digit desimal terakhir yang sama” di semua pasangan, Anda dapat menimbulkan kesalahan sistematis.

Verifikasi dan pertanyaan selanjutnya

Untuk memverifikasi pemahaman Anda secara mandiri di platform mana pun:

  1. Identifikasi format kuotasi yang tepat (berapa banyak desimal yang ditampilkan).
  2. Tentukan definisi pip platform (jika menyediakannya) atau simpulkan pergerakan desimal mana yang berhubungan dengan “satu pip.”
  3. Tentukan ukuran tick atau kenaikan “satu poin” pada grafik.
  4. Hitung konversi menggunakan unit yang konsisten.

Langkah selanjutnya yang berguna adalah memeriksa bagaimana platform Anda melaporkan biaya dan pergerakan (misalnya, apakah platform merangkum perubahan dalam poin, pip, atau keduanya), karena itu mengungkapkan definisi mana yang sebenarnya diterapkan.

Perdagangan forex dan CFD memiliki risiko besar. Informasi FoxiForex bersifat edukatif dan bukan nasihat keuangan pribadi. Penempatan bersponsor diberi label dengan jelas.