Apakah pivot points berfungsi dalam forex?
Apakah pivot points berfungsi dalam forex?
Pivot points dapat “berfungsi” dalam arti bahwa level yang dihitung terkadang bertepatan dengan area di mana harga berhenti sejenak, berbalik, atau berakselerasi. Namun, pivot points bukanlah alat prediksi yang andal jika digunakan sendiri, dan mereka tidak menjamin bahwa harga akan menghormati level tertentu mana pun.
Bagaimana pivot points bekerja dalam forex
Pivot points adalah level harga yang dihitung dari data pasar sebelumnya (misalnya, hari, minggu, atau bulan sebelumnya). Metode pivot point yang umum menggunakan open, high, low, dan close dari periode sebelumnya untuk menurunkan level pivot sentral dan level tambahan di atas dan di bawahnya (sering diperlakukan sebagai resistance dan support potensial).
Dalam praktiknya, trader dapat memplot level ini pada grafik dan mencari interaksi antara harga saat ini dan level pivot. Karena forex diperdagangkan secara terus-menerus di seluruh zona waktu, definisi “periode sebelumnya” menjadi penting. Level pivot yang didasarkan pada batas harian satu broker mungkin tidak cocok dengan hari kalender yang sama yang digunakan di tempat lain.
Selain itu, “pivot points” bukanlah satu rumus universal tunggal. Sistem pivot point yang berbeda ada, dan mereka dapat menghasilkan angka yang berbeda untuk instrumen dan timeframe yang sama. Itu berarti kegunaan pivot points bergantung pada penggunaan metode yang konsisten dan didefinisikan dengan jelas.
Pemeriksaan contoh (apa yang dapat Anda verifikasi secara mandiri)
Anda dapat menguji pivot points sebagai sebuah konsep tanpa mengasumsikan hasil sebelumnya:
-
Verifikasi perilaku level secara historis: Bandingkan bagaimana harga telah bereaksi di dekat level pivot dalam rentang masa lalu pada timeframe yang sama dan dengan aturan perhitungan pivot yang sama.
-
Ubah hanya satu variabel pada satu waktu: Jika Anda beralih dari pivot harian ke pivot mingguan, level akan berubah. Jika kinerja berubah secara dramatis, itu menunjukkan sensitivitas terhadap timeframe.
-
Periksa keselarasan dengan definisi “berfungsi” Anda: Misalnya, Anda dapat menghitung seberapa sering harga mencapai sebuah level dan kemudian kembali, dibandingkan dengan seberapa sering harga menembusnya dan berlanjut. Pivot points dapat dinilai sebagai kerangka deskriptif, bukan kepastian.
Keterbatasan dan risiko yang relevan
Pivot points memiliki beberapa keterbatasan praktis:
- Ketidakpastian: Karena pivot points diturunkan dari data masa lalu, mereka tidak dapat memasukkan aliran order masa depan sebelumnya.
- Ketergantungan pada metode: Rumus yang berbeda dan batas “periode sebelumnya” yang berbeda mengubah level.
- Sensitivitas konteks: Kondisi pasar (range vs. tren, volatilitas, dan pergerakan yang didorong oleh peristiwa) dapat mengurangi visibilitas satu set level support/resistance mana pun.
Jadi, pivot points mungkin merupakan cara yang berguna untuk mengatur ke mana perhatian diarahkan pada grafik, tetapi mereka harus diperlakukan sebagai level referensi yang dihitung, bukan hasil yang dapat diprediksi.