Apa Kesalahan Umum dalam Definisi Pip?

Pelajari apa saja kesalahan umum: mekanisme, perbedaan, keterbatasan, dan pemeriksaan praktis.

Apa Kesalahan Umum dalam Definisi Pip?

Jawaban langsung

Banyak kesalahan dalam definisi pip berasal dari memperlakukan “pip” seperti angka tetap dan universal yang selalu memetakan ke pergerakan harga yang sama dan dampak moneter yang sama. Dalam praktiknya, pip adalah unit perubahan harga yang terkait dengan konvensi kuotasi pasar dan detail kontrak instrumen. Ketika orang tidak memisahkan konsep yang stabil (apa yang diwakili oleh pip) dari kondisi yang bervariasi (bagaimana produk tertentu mengonversi pergerakan itu menjadi biaya atau P/L), kesalahpahaman akan muncul.

Mekanisme atau definisi

Pip (percentage in point) umumnya digunakan untuk menggambarkan besarnya pergerakan harga dalam kuotasi valuta asing. Konsep utamanya adalah: pip mengukur perubahan harga yang dikutip, bukan hasil akhir dari suatu perdagangan dengan sendirinya.

Dua kekeliruan definisi yang sering terjadi:

  1. Mencampurkan pip dengan “points” atau “pipettes.” Points dan pipettes sering kali merupakan komponen yang lebih kecil dari harga yang dikutip, tetapi keduanya tidak sama dengan pip.
  2. Mengasumsikan ukuran pip identik untuk setiap format kuotasi. Banyak pasangan FX dikutip dengan jumlah desimal yang konsisten, tetapi kenaikan pip praktis bergantung pada bagaimana harga ditampilkan untuk instrumen tersebut.

Cara netral untuk tetap akurat adalah mendefinisikan istilah kerja Anda di awal: ukuran pip yang Anda gunakan harus sesuai dengan struktur desimal dari harga yang Anda lihat. Jika Anda tidak dapat menyatakannya secara eksplisit, perhitungan selanjutnya berisiko didasarkan pada kenaikan yang salah.

Bukti atau contoh (dengan asumsi eksplisit)

Pertimbangkan dua contoh hipotetis yang menunjukkan mengapa asumsi itu penting.

Contoh A: Menghitung pergerakan pip dari harga yang dikutip. Asumsikan sebuah instrumen dikutip dengan cara di mana 1 pip setara dengan perubahan 0,0001 dalam harga yang dikutip. Jika harga bergerak dari 1,2345 ke 1,2346, itu adalah perubahan 0,0001, yang sesuai dengan definisi pip yang diasumsikan. Namun, jika format kuotasi instrumen berbeda (misalnya, menggunakan langkah desimal yang berbeda), “satu tick” visual yang sama belum tentu sama dengan satu pip.

Contoh B: Mengonversi pip menjadi uang sambil menghindari variabel tersembunyi. Asumsikan Anda mengetahui ukuran pip dan spesifikasi kontrak yang menghubungkan perubahan harga dengan nilai. Meski begitu, konversi pip-ke-uang Anda bergantung pada ukuran kontrak dan parameter produk lainnya. Jika Anda menggunakan faktor konversi dari instrumen yang berbeda, atau dari ukuran kontrak yang berbeda, Anda akan mendapatkan angka moneter yang salah.

Pelajaran bersama: Anda dapat melakukan aritmetika pip dengan benar dan tetap salah tentang konsekuensinya, karena definisi pip saja tidak sepenuhnya menentukan biaya atau imbal hasil.

Keterbatasan dan risiko

Setidaknya satu mode kegagalan material adalah menggunakan estimasi berbasis pip tanpa memperhitungkan eksekusi dan biaya.

Keterbatasan umum meliputi:

  • Spread dan biaya tidak “terkandung” dalam definisi pip. Pergerakan pip dapat terjadi, tetapi hasil yang direalisasikan dapat berbeda karena perilaku spread bid/ask dan biaya.
  • Masalah pembulatan dan representasi. Beberapa platform menampilkan harga dengan desimal lebih banyak atau lebih sedikit dari yang Anda harapkan, yang dapat membuat penghitungan pip menjadi salah.
  • Hubungan historis tidak menjamin hasil masa depan. Meskipun “pergerakan pip” secara historis berkorelasi dengan hasil untuk pengaturan tertentu, itu tidak memvalidasi ekspektasi masa depan.
  • Mekanisme spesifik penyedia. Penyedia atau spesifikasi kontrak yang berbeda dapat mengubah cara kenaikan pip diterjemahkan menjadi nilai moneter.

Keterbatasan ini berarti definisi pip diperlukan untuk kejelasan, tetapi tidak cukup untuk memprediksi hasil.

Verifikasi atau pertanyaan lanjutan

Untuk memverifikasi pemahaman definisi pip Anda secara independen, gunakan daftar periksa sederhana:

  1. Cocokkan ukuran pip dengan format kuotasi yang diamati. Nyatakan kenaikan desimal yang Anda sebut “1 pip.”
  2. Pisahkan jumlah pip dari dampak moneter. Jika Anda mengonversi pip menjadi uang, dokumentasikan parameter kontrak dan asumsi.
  3. Konfirmasikan pemetaan untuk instrumen persis Anda. Gunakan spesifikasi kontrak instrumen (sumber otoritatif untuk hubungan pip/point/pipette) daripada asumsi yang dipinjam dari pasangan lain.
  4. Periksa ulang perhitungan dengan perubahan harga yang dikerjakan. Pilih dua kuotasi yang diamati dan verifikasi bahwa jumlah pip Anda sesuai dengan ukuran pip yang Anda pilih.

Jika Anda mau, Anda dapat melanjutkan dengan menulis definisi pip satu paragraf Anda sendiri untuk instrumen tertentu yang Anda gunakan sehari-hari, termasuk kenaikan pip yang Anda asumsikan dan cara Anda menerjemahkannya menjadi perubahan harga.

Perdagangan forex dan CFD memiliki risiko besar. Informasi FoxiForex bersifat edukatif dan bukan nasihat keuangan pribadi. Penempatan bersponsor diberi label dengan jelas.