Jawaban langsung
Pasar terdesentralisasi adalah pengaturan perdagangan di mana tidak ada satu tempat pusat yang menampung semua order. Sebagai gantinya, perdagangan dapat terjadi di banyak partisipan dan venue, dengan harga yang muncul dari interaksi mereka. Contoh yang dikerjakan menunjukkan bagaimana struktur “banyak tempat” itu memengaruhi eksekusi dan arus kas akhir, menggunakan angka dan asumsi yang eksplisit.
Mekanisme atau definisi
Dalam pasar terdesentralisasi, berbagai partisipan dapat memposting harga (atau merespons order) secara independen. Artinya:
- “Harga pasar” bukan satu angka tetap; itu adalah hasil interaksi di berbagai venue.
- Eksekusi dapat bergantung pada di mana order Anda dicocokkan, likuiditas yang tersedia pada saat itu, dan aturan eksekusi dari penyedia trading Anda (misalnya, bagaimana order dirutekan atau diisi).
- Biaya bisa sama pentingnya dengan harga (spread, komisi, biaya, dan perbedaan apa pun antara harga yang diharapkan dan harga yang dieksekusi).
Istilah kunci untuk contoh di bawah ini:
- Mid price: rata-rata dari bid dan ask (secara konseptual; kita akan menggunakannya sebagai input penyederhanaan).
- Spread: selisih antara bid dan ask.
- Fill price: harga di mana sebagian dari order benar-benar dieksekusi.
- Slippage: selisih antara harga yang diharapkan dan harga yang dieksekusi.
Bukti atau contoh
Skenario yang dikerjakan (hipotetis; tanpa data real-time):
Asumsi (nyatakan semuanya)
- Anda ingin membeli suatu instrumen dengan target ukuran perdagangan sebesar 100,000 unit.
- Pada saat Anda menempatkan order, sebuah “snapshot pasar” yang disederhanakan di berbagai venue menyiratkan mid price saat ini sebesar 1.1000.
- Spread efektif di dekat order Anda adalah 0.0002, sehingga ask yang ditampilkan yang tersirat oleh mid adalah 1.1001 (mid + spread/2) dan bid yang ditampilkan adalah 1.0999 (mid − spread/2).
- Likuiditas terfragmentasi, jadi order Anda tidak terisi dalam satu bagian.
- Penyedia Anda mengeksekusi dengan mencocokkan dengan likuiditas yang tersedia secara bertahap (partial fills).
- Biaya transaksi direpresentasikan sebagai komisi/fee sebesar 20 (unit mata uang) total untuk seluruh order.
- Faktor konversi yang disederhanakan untuk profit/loss adalah: P/L = (Sell price − Buy price) × 100,000 (ini hanya contoh aritmetika yang konsisten satuan).
- Setelah masuk, Anda kemudian menjual pada mid price sebesar 1.1020, menggunakan penyederhanaan mid-dan-spread yang sama.
Langkah 1: Masuk melalui partial fills
Karena pasar terdesentralisasi, berbagai venue merespons dengan harga yang sedikit berbeda.
- Fill A: 60,000 unit pada harga beli yang dieksekusi sebesar 1.10015.
- Fill B: 40,000 unit pada harga beli yang dieksekusi sebesar 1.10025.
Hitung weighted average entry (buy) price:
- Total cost = (60,000 × 1.10015) + (40,000 × 1.10025)
- Weighted average = Total cost / 100,000
- = [(60,000 × 1.10015) + (40,000 × 1.10025)] / 100,000
- = (1.10015×0.6) + (1.10025×0.4)
- = 0.66009 + 0.44010
- = 1.10019
Ini mengilustrasikan efek pasar terdesentralisasi: meskipun “mid” stabil dalam pandangan penyederhanaan Anda, harga yang benar-benar dieksekusi dapat berbeda di setiap fill.
Langkah 2: Keluar
Pada waktu jual, asumsikan mid adalah 1.1020 dan spread/2 adalah 0.0001, sehingga bid yang tersirat adalah 1.1019.
- Gunakan sell price = 1.1019 untuk aritmetika.
Langkah 3: Perhitungan profit/loss (hanya aritmetika)
- Gross P/L = (sell − weighted buy) × 100,000
- = (1.1019 − 1.10019) × 100,000
- = 0.00171 × 100,000
- = 171
- Net P/L = Gross P/L − commission/fee
- = 171 − 20
- = 151
Apa yang ditunjukkan oleh “contoh yang dikerjakan” ini
Struktur terdesentralisasi itu penting karena:
- Order Anda dapat terisi pada beberapa harga (partial fills).
- Harga masuk yang dieksekusi menjadi weighted average.
- Biaya dan perbedaan eksekusi dapat mengubah hasil, bahkan jika mid bergerak “dengan cara yang sama” seperti yang Anda harapkan.
Keterbatasan dan risiko
- Ketidakpastian eksekusi: Dalam pasar terdesentralisasi, fill dapat terjadi di berbagai sumber likuiditas, sehingga harga yang dieksekusi dapat bervariasi. Weighted average dalam contoh bergantung pada seberapa banyak likuiditas yang tersedia pada setiap harga. 2. Biaya dan perbedaan penetapan harga: Spread, komisi, dan biaya tambahan apa pun dapat mengubah pergerakan gross yang kecil menjadi hasil net yang lebih kecil. Bahkan jika mid bergerak secara konstan, itu tidak menjamin hasil eksekusi yang konstan. 3. Aturan khusus penyedia: Perutean eksekusi dan aturan penanganan order berbeda antar penyedia. Aturan-aturan tersebut memengaruhi perilaku partial fill dan bagaimana slippage muncul. 4.