Jawaban langsung
Venue eksekusi dapat memengaruhi bagaimana “Multiple Targets” berperilaku karena venue menentukan bagaimana sebuah order dirouting ke likuiditas, bagaimana pengisian (fills) dipasangkan ke level harga, serta biaya dan kegagalan eksekusi apa yang terjadi. Bahkan ketika ide tradingnya sama, routing dan mekanisme eksekusi yang berbeda dapat menghasilkan waktu pengisian dan harga yang berbeda untuk setiap target, sehingga menghasilkan outcome yang berbeda pula.
Mekanisme atau definisi
Multiple Targets berarti satu konsep trading dikaitkan dengan lebih dari satu level take-profit. Dalam praktiknya, platform atau execution engine harus memutuskan bagaimana order direpresentasikan dan diproses agar setiap target dapat ditutup (atau ditutup sebagian) ketika level harganya tercapai. Venue eksekusi memengaruhi hal ini karena ia memengaruhi:
-
Jalur order dan routing: Sebuah order dapat dirouting ke sumber likuiditas yang berbeda (misalnya, matching engines, penanganan order internal, atau counterparties eksternal). Setiap jalur dapat memiliki latensi, aturan prioritas, dan kedalaman (depth) yang berbeda.
-
Mekanisme fill pada setiap target: Jika sistem mengirim order terpisah untuk setiap target, venue dapat menentukan apakah setiap order terisi pada (atau mendekati) level harga yang dimaksud. Jika fills ditangani secara bersamaan, venue tetap dapat memengaruhi bagaimana harga ditentukan untuk porsi yang menutup pada setiap level.
-
Posisi antrian dan efek time-in-force: Ketika beberapa target tertunda, prioritas order di venue dapat memengaruhi seberapa cepat order tersebut dieksekusi setelah pasar menembus harga target.
-
Perbedaan model biaya: Spread, komisi, dan biaya terkait eksekusi dapat berbeda antar venue. Bahkan tanpa mengubah harga target, biaya-biaya tersebut mengubah hasil bersih untuk setiap exit parsial.
Bukti atau contoh
Pertimbangkan asumsi sederhana untuk kejelasan: sebuah posisi dibagi menjadi dua level target, Target A (lebih dekat) dan Target B (lebih jauh). Misalkan venue menangani order dengan latensi dan ketersediaan likuiditas yang berbeda.
- Jika likuiditas pada level yang lebih dekat tersedia dengan mudah, Target A dapat terisi cepat dan penuh. Jika likuiditas berikutnya lebih tipis atau harga bergerak lebih cepat daripada kemampuan pemrosesan order untuk bereaksi, Target B mungkin terisi sebagian, tidak terisi sama sekali, atau terisi dengan harga efektif yang lebih buruk.
- Jika model eksekusi venue menghasilkan harga fill rata-rata yang berbeda untuk dua exit tersebut, outcome “efektif” yang terealisasi untuk Target A dan Target B dapat menyimpang dari apa yang akan Anda simpulkan hanya dari harga target.
Kasus ilustratif kedua: jika venue menawarkan netting atau penanganan internal, beberapa sistem dapat memperlakukan porsi order secara berbeda dibanding lingkungan matching eksternal. Meskipun tujuan akhirnya sama (menutup pada beberapa level), aturan matching venue dan kebijakan eksekusi internal dapat mengubah porsi mana yang menutup pada setiap level.
Keterbatasan dan risiko
Keterbatasan utama adalah bahwa konsep Multiple Targets mengasumsikan bahwa mencapai sebuah level harga berarti ada fill yang sesuai pada level tersebut. Pada kenyataannya, eksekusi dibatasi oleh aturan venue, likuiditas, timing, dan struktur biaya. Mode kegagalan yang material mencakup:
- Partial fills di seluruh target: Target berikutnya mungkin tidak dieksekusi seperti yang diharapkan jika likuiditas yang dapat dieksekusi tidak cukup pada saat harga target tercapai.
- Harga fill efektif yang berbeda: Bahkan ketika pasar “menyentuh” sebuah level, harga fill bisa lebih buruk karena slippage.
- Pembatalan atau perubahan state: Jika execution engine mengubah state order (misalnya, mengganti order, re-quoting, atau menangani penutupan parsial), order target yang tersisa dapat berperilaku berbeda dari yang diperkirakan.
- Backtest yang menyesatkan: Hubungan harga historis tidak membuktikan bahwa mekanisme eksekusi yang sama akan terjadi di masa depan.
Karena kondisi venue eksekusi bervariasi dan tidak sepenuhnya dapat diprediksi, outcome tidak dapat diperlakukan sebagai sesuatu yang dijamin.
Verifikasi atau pertanyaan berikutnya
Untuk memverifikasi fakta yang relevan secara independen, fokus pada apa yang bisa Anda ukur dari catatan eksekusi:
- Catat timestamp kapan setiap target tercapai dan kapan setiap penutupan parsial benar-benar terisi.
- Bandingkan harga target yang dimaksud dengan harga fill yang dilaporkan untuk setiap target.
- Sertakan semua biaya eksekusi yang bisa Anda amati di catatan Anda (spread/fee/komisi dan biaya apa pun yang terkait eksekusi).
- Periksa apakah sistem menggunakan order terpisah per target atau representasi yang berbeda, serta apakah target berikutnya bergantung pada fill sebelumnya.