Contoh Perhitungan Persentase Level Margin (Dengan Asumsi)

Pelajari apa itu contoh perhitungan: mekanisme, perbedaan, keterbatasan, dan pemeriksaan praktis.

Contoh Perhitungan Persentase Level Margin (Dengan Asumsi)

Jawaban langsung

Contoh perhitungan Persentase Level Margin menunjukkan rasio antara ekuitas akun dan margin yang digunakan, dikalikan 100. Ini umumnya digunakan sebagai cara untuk menyatakan seberapa besar “penyangga” ekuitas relatif terhadap margin yang saat ini terkunci pada posisi terbuka.

Ada keterbatasan sejak awal: perilaku persis di akun live dapat berbeda karena penyedia mungkin mendefinisikan “ekuitas” dan “margin yang digunakan” sedikit berbeda dan mungkin menerapkan aturan yang berbeda selama pemeriksaan margin. Dalam artikel ini, perhitungan hanya dibangun di atas mekanisme yang stabil plus asumsi yang dinyatakan dengan jelas.

Mekanisme atau definisi

Persentase Level Margin dapat ditulis sebagai:

Persentase Level Margin = (Ekuitas ÷ Margin yang Digunakan) × 100

Untuk menggunakan rumus ini dalam contoh perhitungan, Anda memerlukan input yang stabil:

  • Ekuitas: satu angka yang mewakili nilai akun setelah memasukkan efek posisi terbuka (misalnya, laba atau rugi belum direalisasi) dan biaya apa pun yang termasuk dalam valuasi akun.
  • Margin yang Digunakan: porsi margin yang diperlukan untuk menjaga posisi yang ada tetap terbuka, berdasarkan persyaratan leverage/margin penyedia.

Mekanisme yang stabil (apa yang tidak bergantung pada data pasar dalam penjelasan ini):

  1. Jika ekuitas turun sementara margin yang digunakan tetap sama, persentase level margin turun.
  2. Jika margin yang digunakan meningkat sementara ekuitas tetap sama, persentase level margin turun.
  3. Jika ekuitas naik (misalnya, keuntungan belum direalisasi meningkatkan ekuitas) sementara margin yang digunakan tetap sama, persentase level margin naik.

Bukti atau contoh (perhitungan, dengan setiap asumsi dinyatakan)

Asumsi untuk skenario

Asumsikan sebuah akun memiliki hal berikut pada momen tertentu:

  1. Margin yang Digunakan adalah $500. (Asumsi: ini adalah margin yang diperlukan untuk menjaga posisi terbuka saat ini.)
  2. Ekuitas adalah $2.000 pada momen awal. (Asumsi: ekuitas sudah mencerminkan laba/rugi belum direalisasi dan efek valuasi apa pun yang sudah termasuk dalam definisi ekuitas penyedia.)

Tidak diperlukan harga real-time karena kita hanya menggunakan input ini secara langsung.

Langkah 1: Hitung persentase level margin awal

Persentase Level Margin = (Ekuitas ÷ Margin yang Digunakan) × 100

= ($2.000 ÷ $500) × 100

= 4 × 100

= 400%

Langkah 2: Tunjukkan bagaimana perubahannya setelah kerugian mengurangi ekuitas

Sekarang asumsikan pasar bergerak sehingga posisi terbuka menghasilkan $300 kerugian belum direalisasi, dan ini segera mengurangi ekuitas sebesar $300.

Ekuitas baru = $2.000 − $300 = $1.700

Margin yang digunakan tetap sama di $500 (Asumsi: margin yang diperlukan tidak berubah ketika ekuitas berubah).

Persentase level margin baru = ($1.700 ÷ $500) × 100

= 3,4 × 100

= 340%

Langkah 3: Tunjukkan bagaimana perubahannya ketika lebih banyak margin digunakan

Sekarang asumsikan akun membuka eksposur tambahan sehingga margin yang digunakan meningkat sebesar $200 menjadi $700, sementara ekuitas tetap di $1.700 untuk tujuan langkah ini.

Persentase level margin = ($1.700 ÷ $700) × 100

≈ 2,4286 × 100

242,86%

Satu mode kegagalan material yang penting (apa yang tidak dijamin oleh contoh ini)

Bahkan jika rasio dihitung dengan benar, hasil akun nyata masih dapat bervariasi karena:

  • Aturan penyedia dapat mendefinisikan ambang batas untuk tindakan (seperti pemeriksaan margin tambahan) menggunakan nilai atau pembulatan khusus penyedia.
  • Biaya dan waktu valuasi dapat menyebabkan ekuitas berubah dengan cara yang tidak dimodelkan oleh langkah-langkah sederhana (misalnya, ketika financing, spread, atau biaya memengaruhi ekuitas).

Inilah sebabnya mengapa indikator berdasarkan “ekuitas ÷ margin yang digunakan” paling baik dipahami sebagai kalkulasi yang terstandarisasi, sementara konsekuensi pastinya bergantung pada aturan operasional penyedia.

Keterbatasan dan risiko (apa yang dapat berubah di akun nyata)

  1. Definisi dapat berbeda: “ekuitas” dan “margin yang digunakan” dapat dihitung menggunakan konvensi khusus penyedia. Rumus di atas adalah rasio yang stabil, tetapi inputnya dapat bervariasi.
  2. Waktu dapat menjadi penting: valuasi dan perhitungan margin dapat diperbarui pada momen yang berbeda relatif terhadap perubahan harga dan eksekusi order.
  3. Biaya yang tidak dimodelkan: biaya, financing, atau spread dapat mengurangi ekuitas bahkan ketika pergerakan harga kecil atau bertahap.
  4. Perubahan cepat: persentase level margin dapat turun dengan cepat jika ekuitas menurun atau margin yang digunakan meningkat, karena persentase berskala langsung dengan input tersebut.

Singkatnya: contoh perhitungan menunjukkan aritmetika dan hubungan, bukan hasil dunia nyata yang dijamin.

Verifikasi dan pertanyaan berikutnya yang dapat Anda jawab sendiri

Untuk memverifikasi secara independen perhitungan persentase level margin Anda sendiri, gunakan pemeriksaan berikut:

  • Konfirmasikan rumus penyedia (atau setidaknya konfirmasikan bahwa itu cocok dengan ekuitas dibagi margin yang digunakan dikali 100).
Perdagangan forex dan CFD memiliki risiko besar. Informasi FoxiForex bersifat edukatif dan bukan nasihat keuangan pribadi. Penempatan bersponsor diberi label dengan jelas.