Apa Itu Contoh Kerja Margin Call?
Jawaban langsung
Contoh kerja margin call menunjukkan, langkah demi langkah, kapan ekuitas akun (nilai dana ditambah laba rugi mengambang) turun di bawah margin yang dibutuhkan untuk mempertahankan posisi terbuka. Input utamanya adalah saldo awal akun, leverage, ukuran posisi, pergerakan harga instrumen, dan biaya apa pun yang mengurangi ekuitas. Karena aturan dan ambang batas margin yang tepat bervariasi antar penyedia, contoh apa pun harus menyatakan asumsi dengan jelas dan memperlakukan angka-angka tersebut sebagai ilustrasi.
Mekanisme atau definisi
Margin adalah agunan yang disyaratkan penyedia untuk mendukung posisi leverage. Ekuitas biasanya adalah:
- Ekuitas = Saldo + Laba/rugi belum direalisasi (P/L mengambang)
Margin call umumnya merujuk pada situasi ketika ekuitas tidak lagi mencukupi relatif terhadap level margin yang disyaratkan penyedia. Penyedia menetapkan ini menggunakan aturan seperti “margin yang dibutuhkan” dan ambang batas yang memicu permintaan dana tambahan atau pengurangan posisi. Jika ekuitas terus turun, beberapa penyedia dapat melanjutkan ke kontrol risiko tambahan (sering disebut stop-out atau likuidasi), yang berarti margin call belum tentu merupakan peristiwa terakhir sebelum posisi dikurangi.
Bukti atau contoh (sepenuhnya numerik, dengan asumsi)
Asumsi (nyatakan setiap input)
Pertimbangkan skenario sederhana dengan satu posisi long terbuka.
- Saldo akun di awal: $1.000
- Leverage: 10:1 (digunakan untuk menghitung margin awal yang dibutuhkan)
- Instrumen dan nilai kontrak: asumsikan posisi nosional $100.000 (jadi leverage 10x menyiratkan nosional $10.000 / $1.000? Agar konsisten, kami menggunakan konstruksi yang lebih jelas di bawah ini.)
Untuk menghindari kebingungan, gunakan angka eksplisit berikut: 4. Nosional posisi (eksposur): $50.000 5. Margin awal yang dibutuhkan: Nosional / Leverage = $50.000 / 10 = $5.000 6. Penyedia memicu margin call ketika ekuitas < 80% dari margin yang dibutuhkan.
- Margin yang dibutuhkan = $5.000
- Ambang batas margin call = 0,80 × $5.000 = $4.000 ekuitas
- Tidak ada deposit atau penarikan selama pengujian.
- Abaikan bunga dan biaya tambahan apa pun untuk ilustrasi ini. (Ini adalah keterbatasan; akun riil sering kali menyertakan biaya.)
- P/L mengambang merespons secara linear terhadap perubahan harga (asumsi penyederhanaan).
Sekarang pilih jalur harga menggunakan mekanisme P/L mengambang.
Linimasa langkah demi langkah
Langkah A: setelah posisi dibuka (waktu t0)
- Saldo = $1.000
- P/L mengambang = $0
- Ekuitas = $1.000 Pada t0, bandingkan ekuitas dengan basis margin yang dibutuhkan:
- Ambang batas margin call = $4.000
- Ekuitas ($1.000) sudah di bawah $4.000.
Hasil ini akan menyiratkan margin call segera, yang tidak lazim untuk banyak pengaturan. Ketidaksesuaian ini disebabkan oleh saldo awal yang terlalu rendah relatif terhadap ambang batas margin call. Sesuaikan contoh agar selaras: naikkan saldo awal.
Skenario yang dikoreksi
Ganti asumsi (1):
- Saldo akun di awal: $6.000
Hitung ulang:
- Margin yang dibutuhkan = $5.000
- Ambang batas margin call = $4.000
- Ekuitas pada t0 = $6.000 (di atas ambang batas)
Langkah B: pergerakan harga yang merugikan mengurangi ekuitas Asumsikan posisi mengalami kerugian belum direalisasi sebesar $1.500.
- P/L mengambang = -$1.500
- Ekuitas = Saldo + P/L mengambang = $6.000 - $1.500 = $4.500
- Bandingkan dengan ambang batas: $4.500 > $4.000 ⇒ belum ada margin call.
Langkah C: pergerakan merugikan lebih lanjut meningkatkan kerugian Asumsikan kerugian belum direalisasi menjadi $2.200.
- P/L mengambang = -$2.200
- Ekuitas = $6.000 - $2.200 = $3.800
- Bandingkan dengan ambang batas: $3.800 < $4.000 ⇒ margin call dipicu (berdasarkan aturan penyedia yang dinyatakan).
Langkah D: apa yang terjadi selanjutnya (ilustratif, tidak dijamin) Pada titik ini, penyedia mungkin meminta dana tambahan atau mensyaratkan pengurangan eksposur. Jika harga terus bergerak melawan posisi dan ekuitas turun lebih jauh, kontrol risiko seperti stop-out dapat terjadi. Kapan dan bagaimana tepatnya bergantung pada aturan dan eksekusi khusus penyedia.
Keterbatasan dan risiko
- Aturan penyedia bervariasi. Ambang batas yang digunakan di atas (80% dari margin yang dibutuhkan) adalah asumsi untuk ilustrasi. Perhitungan margin call dan stop-out riil berbeda menurut yurisdiksi, jenis akun, dan pengaturan penyedia. 2. Biaya dapat mengubah angka. Spread, komisi, pembiayaan/bunga, dan biaya lain mengurangi ekuitas dan dapat memicu margin call lebih cepat daripada model harga-saja yang disederhanakan. 3. Eksekusi dan waktu tidak pasti. Margin call dipicu oleh ekuitas saat ini dan perhitungan pada waktu tertentu; penundaan, pengisian parsial, dan perubahan harga di antara pembaruan dapat mengubah hasil. 4. Margin call tidak membatasi kerugian. Bahkan setelah panggilan, kerugian lebih lanjut dapat terjadi sebelum posisi dikurangi, terutama jika pasar bergerak cepat. 5.