Cara Menghitung Margin Call Forex

Pelajari cara menghitung margin: mekanisme, perbedaan, keterbatasan, dan pemeriksaan praktis.

Cara Menghitung Margin Call Forex

Jawaban langsung

Untuk menghitung kapan margin call forex terjadi, Anda umumnya bekerja dari salah satu dari (1) level margin atau (2) free margin. Titik awal yang paling umum adalah level margin:

  • Level margin (%) = (Ekuitas ÷ Margin Terpakai) × 100
  • Margin call dipicu ketika level margin ini turun di bawah ambang batas yang disyaratkan broker untuk akun tersebut.

Jika Anda mengetahui (a) ekuitas Anda saat ini, (b) margin terpakai, dan (c) ambang batas margin call broker, Anda dapat menentukan apakah Anda berada di atas atau di bawah pemicu.

Penjelasan (input dan cara kerja perhitungan)

Istilah kunci

  • Ekuitas: nilai akun Anda termasuk untung/rugi yang belum direalisasi (sering kali: saldo + P/L mengambang).
  • Margin terpakai: margin yang saat ini digunakan untuk menjaga posisi terbuka Anda tetap berjalan.
  • Free margin: ekuitas dikurangi margin terpakai. Definisi yang umum adalah:
    • Free margin = Ekuitas − Margin Terpakai
  • Margin call / stop-out: tindakan yang diambil oleh broker ketika metrik margin turun terlalu rendah. Ambang batas dan tindakan yang tepat bervariasi.

Metode level margin

  1. Hitung Margin Terpakai untuk posisi terbuka Anda (cara menghitungnya dapat bervariasi tergantung instrumen dan aturan broker).
  2. Hitung Ekuitas menggunakan definisi di atas.
  3. Hitung:
    • Level margin (%) = (Ekuitas ÷ Margin Terpakai) × 100
  4. Bandingkan dengan ambang batas margin call broker (misalnya, “margin call pada X%”).

Jika level margin yang Anda hitung berada di bawah ambang batas, margin call akan diperkirakan terjadi berdasarkan aturan tersebut.

Pemeriksaan silang free margin

Bahkan jika Anda menggunakan level margin sebagai metode utama, Anda dapat memeriksa silang dengan free margin:

  • Free margin = Ekuitas − Margin Terpakai
  • Jika free margin mendekati nol atau batas yang ditentukan broker, akun mendekati titik di mana tindakan paksa (seperti stop-out) dapat terjadi.

Karena broker mendefinisikan pemicu secara berbeda, angka free margin yang “terlihat rendah” tidak selalu berarti margin call yang tepat tanpa batas spesifik broker.

Contoh pemeriksaan (dengan asumsi yang jelas)

Asumsikan hal-hal berikut diketahui dari platform Anda:

  • Ekuitas = 900
  • Margin terpakai = 1.000
  • Broker Anda mensyaratkan ambang batas margin call sebesar X% (Anda harus menggunakan nilai broker Anda).

Langkah 1: Level margin = (900 ÷ 1.000) × 100 = 90%.

Langkah 2: Jika X%, misalnya, 100%, maka 90% berada di bawah ambang batas, sehingga kondisi margin call terpenuhi berdasarkan aturan tersebut.

Untuk pemeriksaan free margin:

  • Free margin = 900 − 1.000 = −100. Free margin negatif menunjukkan ekuitas di bawah margin terpakai, yang biasanya berarti akun berada dalam kondisi kritis. Namun, perilaku broker yang tepat (margin call vs stop-out) tetap bergantung pada aturan broker.

Keterbatasan dan ketidakpastian

  • Aturan broker bervariasi: ambang batas margin call, cara menghitung margin terpakai, dan kapan tindakan terjadi (margin call vs stop-out) tidak universal.
  • Waktu platform penting: perhitungan dapat diperbarui berdasarkan perubahan harga, pengaturan penilaian, dan jenis akun.
  • Ini adalah perkiraan tanpa parameter pasti Anda: Anda harus menggunakan ekuitas, margin terpakai, dan level margin call yang dilaporkan broker Anda untuk menghitung pemicu spesifik.

Untuk hasil yang dapat diverifikasi secara independen, andalkan definisi di atas serta ambang batas dan angka margin yang ditampilkan platform Anda, lalu hitung ulang level margin dan/atau free margin untuk melihat apakah Anda melintasi kondisi pemicu.

Perdagangan forex dan CFD memiliki risiko besar. Informasi FoxiForex bersifat edukatif dan bukan nasihat keuangan pribadi. Penempatan bersponsor diberi label dengan jelas.