Apa itu contoh pengerjaan Parabolic SAR?
Jawaban langsung: Parabolic SAR dalam satu contoh pengerjaan
Parabolic SAR (sering ditulis “Parabolic SAR”) adalah indikator teknis yang membuat urutan nilai SAR yang diplot sebagai titik-titik di atas atau di bawah harga. Titik-titik tersebut bergerak menuju harga seiring berlanjutnya tren, dan pembalikan terjadi ketika harga melewati level SAR.
Contoh numerik yang dikerjakan di bawah ini menunjukkan satu set asumsi dan perhitungan tertentu. Karena keluaran indikator bergantung pada parameter yang dipilih dan asumsi tren awal, Anda dapat mereproduksi matematikanya secara tepat dan juga melihat seberapa sensitif hasil terhadap asumsi-asumsi tersebut.
Mekanisme atau definisi: apa yang dihitung oleh Parabolic SAR
Parabolic SAR didasarkan pada ide-ide inti berikut:
- Level SAR: nilai SAR berikutnya yang akan diplot untuk periode berikutnya.
- Titik Ekstrem (EP): harga paling ekstrem yang dicapai sejauh ini dalam arah tren saat ini (tertinggi tertinggi dalam tren naik, terendah terendah dalam tren turun).
- Faktor Akselerasi (AF): pengali yang meningkat ketika EP baru tercapai. Ini mengontrol seberapa cepat SAR “mengejar” harga.
Nama parameter umum (indikator dapat diimplementasikan dengan variasi, tetapi konsep dasarnya serupa) adalah:
- AF awal (AF₀): faktor akselerasi awal.
- Langkah AF: jumlah kenaikan AF ketika EP diperbarui.
- AF maks (AFmax): batas atas sehingga AF tidak tumbuh tanpa batas.
Konvensi tanda (di atas/bawah harga): Dalam implementasi tipikal, ketika tren saat ini adalah tren naik, titik-titik diplot di bawah harga; ketika tren turun, titik-titik diplot di atas harga. Arah berbalik ketika harga melewati SAR.
Bukti atau contoh: skenario numerik langkah demi langkah
Asumsi (nyatakan sekali, lalu gunakan secara konsisten)
Contoh pengerjaan ini mengasumsikan hal berikut untuk logika indikator:
- Kita mulai dalam tren naik pada periode 1.
- Nilai SAR pada akhir periode 1 adalah SAR₁ = 9,00.
- Titik Ekstrem awal adalah tertinggi tertinggi yang terlihat sejauh ini, EP₁ = 11,00.
- AF awal AF₀ = 0,02.
- Langkah AF = 0,02.
- AF maks = 0,20.
- Kita menghitung SAR untuk periode berikutnya menggunakan bentuk kelanjutan tren standar:
- Untuk tren naik: SARₙ₊₁ = SARₙ + AFₙ × (EPₙ − SARₙ)
- Kita memperbarui EP ke tertinggi tertinggi ketika tertinggi baru terjadi, dan kita memperbarui AF ke min(AFmax, AF + langkah AF) ketika EP diperbarui.
- Kita membalik tren hanya jika SAR baru akan berada di atas terendah periode berikutnya (kondisi persilangan tipikal yang digunakan dalam banyak deskripsi). Jika pembalikan terjadi, rumus SAR dihitung ulang untuk tren baru dengan nilai awal baru. (Contoh ini akan menunjukkan setidaknya satu langkah kelanjutan tanpa pembalikan dan kemudian peristiwa pembalikan.)
Data harga (bukan data langsung): pertimbangkan lima periode berturut-turut dengan tertinggi dan terendah:
- Periode 1: tertinggi = 10,80, terendah = 9,50
- Periode 2: tertinggi = 11,20, terendah = 10,20
- Periode 3: tertinggi = 11,30, terendah = 10,70
- Periode 4: tertinggi = 11,10, terendah = 10,40
- Periode 5: tertinggi = 10,90, terendah = 9,60
Perhitungan
Dari Periode 1 ke Periode 2 (kelanjutan tren naik)
- Diketahui: SAR₁ = 9,00, EP₁ = 11,00, AF₁ = 0,02
- Hitung SAR₂:
- SAR₂ = 9,00 + 0,02 × (11,00 − 9,00)
- SAR₂ = 9,00 + 0,02 × 2,00 = 9,04
- Periksa pembaruan EP menggunakan tertinggi Periode 2:
- Tertinggi Periode 2 = 11,20, yang lebih besar dari EP₁ = 11,00, jadi EP diperbarui ke EP₂ = 11,20
- AF diperbarui karena EP diperbarui: AF₂ = 0,02 + 0,02 = 0,04
Tidak ada pemeriksaan pembalikan yang dipicu oleh langkah ini dalam deskripsi contoh ini; SAR₂ (9,04) tetap di bawah level terendah harga di sekitar wilayah ini.
Dari Periode 2 ke Periode 3 (kelanjutan tren naik)
- Diketahui: SAR₂ = 9,04, EP₂ = 11,20, AF₂ = 0,04
- Hitung SAR₃:
- SAR₃ = 9,04 + 0,04 × (11,20 − 9,04)
- SAR₃ = 9,04 + 0,04 × 2,16 = 9,04 + 0,0864 = 9,1264
- Pembaruan EP menggunakan tertinggi Periode 3:
- Tertinggi Periode 3 = 11,30 > 11,20, jadi EP₃ = 11,30
- AF meningkat: AF₃ = 0,04 + 0,02 = 0,06
Dari Periode 3 ke Periode 4 (kemungkinan pertumbuhan EP berkurang)
- Diketahui: SAR₃ ≈ 9,1264, EP₃ = 11,30, AF₃ = 0,06
- Hitung SAR₄:
- SAR₄ = 9,1264 + 0,06 × (11,30 − 9,1264)
- Selisih = 2,1736
- SAR₄ = 9,1264 + 0,06 × 2.