Apa Itu Contoh Perhitungan Williams %R?
Jawaban langsung
Contoh perhitungan Williams %R (juga ditulis Williams %R atau %R) berarti Anda memulai dengan input harga spesifik yang dinyatakan—seperti harga tertinggi terbaru, harga terendah terbaru, dan penutupan saat ini—lalu menghitung nilai indikator langkah demi langkah. Karena tidak ada satu pun hasil masa depan yang “benar”, contoh tersebut harus berfokus pada mekanisme dan asumsi yang membuat perhitungan dapat direproduksi.
Pada contoh di bawah ini, saya akan mengasumsikan periode lookback tetap (sering disebut “periode”) dan hanya menggunakan angka-angka yang dibuat. Anda dapat mengganti input tersebut dengan data harga Anda sendiri dan memverifikasi hasilnya dengan mengulangi aritmetika yang sama.
Mekanisme atau definisi
Williams %R adalah osilator bergaya momentum yang mencerminkan posisi penutupan saat ini dalam rentang perdagangan terbaru.
Rumus yang umum adalah:
%R = -100 × ( (Harga Tertinggi − Penutupan) / (Harga Tertinggi − Harga Terendah) )
Di mana:
- Harga Tertinggi adalah harga high maksimum selama periode lookback yang dipilih.
- Harga Terendah adalah harga low minimum selama periode yang sama.
- Penutupan adalah harga penutupan terbaru yang digunakan untuk perhitungan indikator.
Dua poin penting tentang mekanisme:
- Output biasanya dinyatakan antara −100 dan 0 ketika Harga Tertinggi lebih besar dari Harga Terendah.
- Jika Penutupan mendekati Harga Tertinggi, Williams %R mendekati 0; jika Penutupan mendekati Harga Terendah, Williams %R mendekati −100.
Bukti atau contoh (skenario numerik yang dihitung)
Asumsi (nyatakan semua yang digunakan)
Untuk membuat perhitungan dapat diverifikasi secara independen, asumsikan:
- Periode lookback: 14 bar.
- Selama 14 bar terakhir, Harga Tertinggi adalah 1.1200.
- Selama 14 bar terakhir, Harga Terendah adalah 1.1000.
- Pada bar saat ini, Penutupan adalah 1.1150.
- Kami mengabaikan spread bid/ask dan mengasumsikan nilai “Penutupan” adalah angka yang digunakan dalam rumus.
Perhitungan langkah demi langkah
-
Hitung penyebut rentang: Harga Tertinggi − Harga Terendah = 1.1200 − 1.1000 = 0.0200
-
Hitung pembilang: Harga Tertinggi − Penutupan = 1.1200 − 1.1150 = 0.0050
-
Bagi pembilang dengan penyebut: 0.0050 / 0.0200 = 0.25
-
Terapkan skala dan tanda: %R = -100 × 0.25 = -25
Interpretasi yang tetap dalam mekanisme
Dengan input ini, Penutupan (1.1150) terletak sekitar setengah hingga tiga perempat jalan dari harga terendah menuju harga tertinggi dalam jendela yang dipilih. Dalam istilah indikator, Williams %R pada −25 menunjukkan bahwa penutupan relatif lebih dekat ke bagian atas rentang terbaru daripada bagian bawah. Ini bersifat deskriptif tentang posisi harga relatif terhadap harga tertinggi/terendah terbaru, bukan jaminan pergerakan masa depan apa pun.
Jika Anda ingin memeriksa perhitungan Anda sendiri, pilih tiga input yang sama (Harga Tertinggi, Harga Terendah, Penutupan) dan ulangi aritmetikanya. Perbedaan apa pun biasanya berasal dari penggunaan periode yang berbeda, data bar yang berbeda, atau definisi yang berbeda tentang harga mana (penutupan vs. harga transaksi terakhir) yang dimasukkan ke dalam rumus.
Keterbatasan dan risiko
1) Sensitivitas terhadap periode lookback yang dipilih
Williams %R bergantung langsung pada Harga Tertinggi dan Harga Terendah selama periode lookback. Mengubah periode dapat mengubah titik ekstrem tersebut dan oleh karena itu mengubah nilai osilator bahkan jika Penutupan saat ini identik.
2) Mode kegagalan ketika rentang menyempit
Jika Harga Tertinggi sama dengan Harga Terendah selama periode tersebut, penyebut dalam rumus menjadi 0. Banyak platform charting menangani kasus ini dengan cara mereka sendiri (misalnya, menampilkan nilai yang hilang). Risiko utamanya adalah indikator tidak dapat dihitung dari rumus sebagaimana tertulis ketika rentangnya nol.
3) Indikator tidak memberikan kepastian prediktif
Bahkan dengan %R yang dihitung dengan sempurna, hubungan masa lalu antara pembacaan indikator dan pergerakan harga selanjutnya tidak dapat diandalkan untuk peramalan. Hasil bervariasi dengan kondisi pasar, biaya, eksekusi, dan faktor yurisdiksi yang memengaruhi perdagangan.
4) Perbedaan penyedia dan eksekusi
Dua platform dapat menghitung nilai yang sedikit berbeda jika mereka menggunakan bidang harga yang berbeda (misalnya, definisi penutupan), konstruksi bar yang berbeda, atau penanganan data yang hilang yang berbeda. Ini memengaruhi reproduktifitas kecuali Anda menyelaraskan input.
Verifikasi atau pertanyaan lanjutan
Untuk memverifikasi contoh perhitungan secara independen, Anda hanya memerlukan tiga input untuk periode yang sama: Harga Tertinggi, Harga Terendah, dan Penutupan. Hitung ulang pembilang (Harga Tertinggi − Penutupan), penyebut (Harga Tertinggi − Harga Terendah), lalu terapkan %R = -100 × (pembilang/penyebut).