Bagaimana Spread Variabel dapat Diukur?
Jawaban langsung: apa yang harus diukur
Spread variabel adalah spread yang dapat berubah seiring waktu untuk instrumen yang sama. Anda dapat mengukurnya dengan menangkap komponen spread pada stempel waktu yang ditentukan dan menghitung statistik ukuran spread dari observasi yang ditangkap tersebut. Untuk verifikasi independen, catat (1) waktu pasti setiap observasi, (2) harga input yang digunakan, dan (3) metode perhitungan.
Mekanisme atau definisi: bidang yang dapat diukur
Untuk mengukur spread variabel, pilih sumber data yang konsisten dan catat bidang yang sama setiap kali:
- Pengukuran berbasis kuotasi (spread mandiri)
- Kuotasi Bid (B)
- Kuotasi Ask (A)
- Stempel waktu (T) saat kuotasi dicatat
- Ukuran spread: S = A − B
Metode ini mengukur spread yang ada dalam kuotasi pada waktu yang Anda pilih. Metode ini tidak menjamin apa yang akan Anda realisasikan saat bertransaksi karena pemenuhan pesanan bergantung pada eksekusi.
- Pengukuran berbasis eksekusi (spread terealisasi) Jika Anda memiliki akses ke pemenuhan pesanan Anda sendiri:
- Stempel waktu masuk/keluar
- Harga tereksekusi
- (Jika tersedia) bid/ask yang berlaku pada saat eksekusi Pendekatan spread terealisasi yang umum adalah membandingkan harga tereksekusi dengan harga referensi (sering kali mid) pada saat yang sama. Jika mid tidak tersedia, Anda harus menyatakan referensi alternatif secara eksplisit.
Bukti atau contoh: perhitungan yang dapat Anda replikasi
Asumsikan Anda mengumpulkan observasi kuotasi untuk satu instrumen selama satu sesi. Pada setiap stempel waktu Tᵢ Anda mencatat Bᵢ dan Aᵢ, lalu menghitung Sᵢ = Aᵢ − Bᵢ.
Dari himpunan {S₁, S₂, …, Sₙ}, Anda dapat menghitung ringkasan terukur seperti:
- Rata-rata spread: mean(S)
- Spread maksimum: max(S)
- Dispersi: misalnya, rentang(S) = max(S) − min(S)
- Perilaku ekor: proporsi observasi di atas ambang batas yang dipilih (nyatakan ambang batas tersebut)
Untuk membandingkan perilaku “variabel” antar periode, bagi observasi ke dalam jendela waktu (misalnya, jendela volatil vs. jendela lebih tenang) dan hitung ringkasan yang sama untuk setiap jendela. Validitas perbandingan bergantung pada pencatatan waktu yang konsisten dan definisi perhitungan yang sama.
Keterbatasan dan risiko: di mana pengukuran dapat gagal
Bahkan dengan pencatatan yang cermat, pengukuran spread variabel memiliki keterbatasan penting:
-
Ketidakcocokan stempel waktu dan jam Jika stempel waktu Anda tidak mencerminkan momen aktual saat bid/ask tersedia, spread yang dihitung mungkin tidak sesuai dengan kondisi pasar yang dimaksud.
-
Kuotasi basi dan celah data Di pasar yang cepat, kuotasi dapat berubah dengan cepat. Observasi yang hilang atau data yang tertunda dapat membuat variabilitas tampak lebih kecil atau lebih besar dari yang sebenarnya.
-
Perbedaan spread kuotasi vs. spread terealisasi Spread berbasis kuotasi tidak otomatis sama dengan yang Anda dapatkan saat eksekusi. Eksekusi dapat berbeda karena penanganan pesanan dan likuiditas pada saat pemenuhan, sehingga spread terealisasi dapat menyimpang dari S = A − B.
-
Biaya dan pilihan pelaporan Jika Anda membandingkan angka antar penyedia atau akun, Anda harus membedakan ukuran spread dari biaya lain yang mungkin dikenakan secara terpisah. Konvensi pelaporan dapat bervariasi, sehingga perbandingan memerlukan definisi dan asumsi yang disepakati bersama.
Verifikasi atau pertanyaan lanjutan: cara memvalidasi secara independen
Untuk memverifikasi metode pengukuran Anda:
- Nyatakan definisi yang Anda pilih (spread kuotasi S = A − B, atau definisi spread terealisasi menggunakan eksekusi dan referensi yang ditentukan).
- Catat stempel waktu yang tepat dan harga input yang tepat yang digunakan untuk setiap observasi.
- Gunakan setidaknya dua jendela waktu dan hitung ringkasan yang sama untuk masing-masing.
- Laporkan asumsi (misalnya, bagaimana Anda menyelaraskan waktu eksekusi dengan harga referensi, dan apa yang Anda lakukan saat data hilang).
Selanjutnya, pertimbangkan untuk mengukur spread berbasis kuotasi dan spread terealisasi (jika Anda memiliki catatan eksekusi) untuk jendela waktu yang sama. Setiap perbedaan menyoroti keterbatasan utama: variabilitas dalam kuotasi tidak sepenuhnya menentukan variabilitas dalam hasil.
Jika Anda mau, bagikan data apa yang Anda miliki aksesnya (hanya kuotasi bid/ask, atau juga pemenuhan tereksekusi) dan bagaimana stempel waktu dicatat, dan bidang pengukuran dapat disesuaikan tanpa mengubah definisi inti variabilitas spread.