Apa Kesalahan Umum dengan Spread Widening?
Spread widening: apa itu, secara sederhana
Spread widening berarti bid-ask spread menjadi lebih lebar dari biasanya. Bid adalah harga di mana Anda dapat menjual, dan ask adalah harga di mana Anda dapat membeli. Spread adalah selisih antara kedua harga tersebut, dan ini merupakan komponen biaya dalam trading karena Anda biasanya membeli di harga ask dan menjual di harga bid.
Poin pentingnya adalah spread widening biasanya bukan perubahan permanen. Ini sering terjadi ketika likuiditas menurun atau ketika kondisi pasar menjadi lebih volatil. Karena faktor-faktor pendorong tersebut berubah seiring waktu, spread yang Anda alami bersifat variabel.
Kesalahan umum dan apa yang dapat ditimbulkannya
1) Menganggap spread widening “selalu sama”
Kesalahpahaman yang sering terjadi adalah mengasumsikan spread akan melebar dengan jumlah yang stabil untuk instrumen tertentu. Pada kenyataannya, jumlah dan waktu pelebaran dapat bervariasi tergantung kondisi pasar, jam trading, dan seberapa aktifnya level harga yang berbeda. Jika Anda memperkirakan biaya dengan satu nilai spread tunggal, Anda mungkin salah menyatakan total biaya trading yang sebenarnya Anda hadapi.
2) Mencampuradukkan spread kuotasi dengan biaya trading terealisasi
Orang terkadang hanya melihat spread yang ditampilkan atau “dikuotasikan” dan mengasumsikan bahwa itu sama dengan biaya dari order yang selesai dieksekusi. Biaya terealisasi Anda dapat berbeda karena efek eksekusi seperti seberapa cepat harga diperbarui, ukuran order relatif terhadap likuiditas yang tersedia, dan waktu masuk atau keluar Anda. Bahkan tanpa detail strategi apa pun, ini dapat menyebabkan model biaya yang tidak akurat.
3) Mencampur asumsi tanpa menyatakannya
Kesalahan lainnya adalah menjalankan contoh dengan asumsi tersembunyi. Untuk perhitungan apa pun, Anda perlu mendefinisikan setidaknya: spread dasar, spread yang melebar, arah trading (beli vs jual), dan apakah komisi atau biaya lain sudah termasuk. Tanpa asumsi-asumsi tersebut, dua orang dapat menggunakan istilah “spread widening” yang sama tetapi menghitung total yang berbeda.
4) Mengabaikan keterbatasan bahwa sejarah tidak memprediksi masa depan
Beberapa pembaca mengandalkan perilaku spread historis untuk memperkirakan apa yang akan terjadi selanjutnya. Spread widening bisa lebih parah selama peristiwa yang tidak biasa, dan rata-rata historis tidak menentukan hasil di masa depan. Ini adalah keterbatasan umum: hubungan antara volatilitas masa lalu dan spread widening di masa depan dapat berubah.
5) Mengasumsikan widening selalu “buruk” atau selalu “disebabkan oleh penyedia”
Spread widening dapat dipengaruhi oleh likuiditas dan volatilitas pasar, bukan hanya oleh penetapan harga penyedia. Kesalahan umum adalah mengaitkan semua pelebaran pada satu pihak tanpa bukti. Pemeriksaan netral harus memisahkan widening yang didorong pasar dari kondisi eksekusi dan harga yang dinyatakan oleh penyedia.
Keterbatasan material, risiko, dan verifikasi netral
Keterbatasan material dan mode kegagalan
Mode kegagalan utama adalah perkiraan biaya yang terlalu rendah: rencana Anda mungkin mengasumsikan spread yang lebih ketat daripada yang sebenarnya Anda alami selama periode pelebaran. Keterbatasan kedua adalah atribusi: tanpa data yang diamati dan ketentuan harga yang terdokumentasi, sulit untuk mengetahui apakah pelebaran terutama didorong pasar atau terkait dengan kondisi eksekusi.
Karena hasil bervariasi dengan kondisi pasar, biaya, eksekusi, dan yurisdiksi, verifikasi apa pun harus fokus pada input yang dapat diamati, bukan pada prediksi.
Cara memverifikasi fakta tanpa mengandalkan tebakan
Gunakan pemeriksaan netral berdasarkan informasi yang dapat Anda amati:
- Bandingkan bid-ask spread sebelum dan selama periode volatilitas tinggi, menggunakan log harga atau eksekusi milik penyedia itu sendiri.
- Periksa apakah biaya tambahan (seperti komisi atau komponen pendanaan) ditangani secara terpisah dari spread dalam deskripsi harga penyedia.
- Jika Anda menjalankan contoh numerik, nyatakan secara eksplisit asumsinya (spread dasar, spread yang melebar, arah trading, dan apakah biaya lain sudah termasuk).
- Tanyakan apa yang penyedia dokumentasikan tentang harga selama pasar cepat (misalnya, bagaimana spread dan eksekusi order ditangani). Ini membatasi spekulasi.
Terakhir, jika Anda memerlukan penjelasan yang lebih mendalam, lanjutkan dengan meninjau contoh kerja dan keterbatasan spesifik dari spread widening untuk melihat bagaimana asumsi mengubah perhitungan biaya.