Keterbatasan Nonfarm Payrolls (NFP)

Keterbatasan Nonfarm Payrolls ketidakpastian apa yang perlu diverifikasi.

Keterbatasan Nonfarm Payrolls (NFP)

Apa itu Nonfarm Payrolls

Nonfarm Payrolls (sering disingkat NFP) merujuk pada estimasi bulanan yang banyak diikuti mengenai tingkat ketenagakerjaan dan perubahan pekerjaan terbaru di Amerika Serikat, tidak termasuk pekerja pertanian. Dalam praktiknya, NFP digunakan sebagai ringkasan aktivitas pasar tenaga kerja berdasarkan input dari survei dan metode estimasi. Karena merupakan sebuah estimasi, NFP paling baik dipahami sebagai gambaran periode yang paling baru diukur, dengan pembaruan selanjutnya yang dapat mengubah tingkat yang dilaporkan dan perubahan yang tampak.

Bagaimana NFP digunakan—dan mengapa hal itu dapat menimbulkan kesalahpahaman

Orang sering memperlakukan NFP seolah-olah itu adalah satu “kebenaran” ekonomi yang tunggal dan bersih yang secara otomatis menentukan hasil di pasar. Salah satu keterbatasannya adalah bahwa NFP hanyalah satu titik data di antara banyak lainnya. Bahkan jika NFP diukur secara akurat untuk periode yang dicakupnya, interpretasi pasar bergantung pada apa yang sudah diperkirakan, seberapa kuat angka tersebut berbeda dari ekspektasi konsensus, dan rilis lain apa yang terjadi pada waktu yang bersamaan.

Keterbatasan kedua adalah bahwa NFP biasanya dibahas sebagai “baik” atau “buruk” bagi perekonomian. Kerangka berpikir itu dapat menyesatkan karena pertumbuhan ketenagakerjaan dapat konsisten dengan berbagai cerita yang mendasarinya (misalnya, kendala penawaran tenaga kerja, dinamika upah, atau pergeseran antar industri). Jika Anda hanya berfokus pada perubahan utama, Anda dapat melewatkan apa yang sebenarnya menggerakkan pasar tenaga kerja.

Bukti dan contoh: di mana logika tersebut gagal

Mode kegagalan yang umum adalah mengasumsikan bahwa korelasi historis akan berlaku untuk setiap rilis di masa depan. Misalnya, seseorang mungkin memperhatikan bahwa bulan-bulan sebelumnya dengan NFP yang lebih tinggi dari perkiraan diikuti oleh pergerakan pasar tertentu. Hal itu tidak menjamin arah yang sama di lain waktu karena ekspektasi mungkin sudah selaras dengan “kejutan” tersebut, dan karena penetapan harga pasar dapat bereaksi terhadap selisih antara rilis dan apa yang sudah diperhitungkan dalam harga.

Contoh lain: revisi. Bahkan jika satu rilis tampaknya mengonfirmasi sebuah narasi, revisi data di kemudian hari dapat menyesuaikan angka-angka sebelumnya. Ini berarti bahwa analisis apa pun yang hanya didasarkan pada angka utama awal dapat terlihat salah di kemudian hari, bahkan ketika reaksi pasar awal cukup masuk akal mengingat informasi yang tersedia pada saat itu.

Keterbatasan dan risiko material

1) Ketidakpastian dalam pengukuran

Karena NFP didasarkan pada data survei dan estimasi, setiap angka bulanan mengandung ketidakpastian pengambilan sampel dan estimasi. Ketidakpastian tersebut menyiratkan bahwa angka yang dilaporkan bukanlah gambaran yang sempurna dari keadaan pasar tenaga kerja yang sebenarnya.

2) Revisi mengubah makna

Revisi selanjutnya dapat mengubah baik tingkat ketenagakerjaan maupun perubahan bulan-ke-bulan yang disimpulkan. Analisis yang memperlakukan angka yang pertama kali diterbitkan sebagai angka final karena itu dapat melebih-lebihkan keyakinan.

3) Ekspektasi, bukan angka itu sendiri, yang mendorong reaksi

Respons pasar sering kali bergantung pada bagaimana data yang dirilis dibandingkan dengan ekspektasi sebelumnya. Dua hasil NFP yang identik dapat menyebabkan reaksi yang berbeda jika salah satunya diperkirakan lebih kuat daripada yang lain.

4) Informasi yang membingungkan dan waktu

Indikator ekonomi lain, sinyal kebijakan, dan sentimen risiko dapat terjadi dalam periode waktu yang sama. Bahkan jika NFP adalah topik utama, pergerakan pasar yang diamati dapat mencerminkan kombinasi faktor, bukan hanya NFP itu sendiri.

5) “Target” analitis yang berbeda

Beberapa orang menggunakan NFP sebagai proksi untuk momentum ekonomi, pertumbuhan, atau arah kebijakan. Ini adalah konsep yang terpisah. NFP mengukur aktivitas ketenagakerjaan untuk periode tertentu, sehingga menggunakannya sebagai proksi tunggal untuk hasil yang lebih luas dapat menimbulkan risiko model.

Verifikasi: bagaimana menilai klaim NFP secara independen

Untuk memverifikasi apakah sebuah interpretasi dapat dibenarkan, pisahkan tiga lapisan: (1) apa yang sebenarnya dilaporkan oleh rilis NFP (estimasi dan periode yang dicakup), (2) bagaimana perbandingannya dengan ekspektasi (“kejutan”, bukan hanya angka utama), dan (3) apakah revisi di kemudian hari mengubah pembacaan sebelumnya.

Cara praktis untuk memeriksa ulang penalaran adalah dengan bertanya: Apakah klaim tersebut bergantung pada asumsi yang tidak dinyatakan (misalnya, bahwa pasar hanya bereaksi terhadap NFP)? Apakah klaim tersebut memperlakukan angka awal sebagai angka final? Apakah klaim tersebut mengabaikan informasi lain yang terjadi bersamaan? Jika sebuah penjelasan tidak dapat menjawab pertanyaan-pertanyaan ini dengan jelas, kesimpulannya kemungkinan besar dilebih-lebihkan.

Perdagangan forex dan CFD memiliki risiko besar. Informasi FoxiForex bersifat edukatif dan bukan nasihat keuangan pribadi. Penempatan bersponsor diberi label dengan jelas.