Bagaimana volatilitas AUD USD vs NZD USD dapat diukur?
Jawaban langsung
Volatilitas antara AUD USD dan NZD USD dapat diukur dengan mengkuantifikasi seberapa besar harga (atau perubahannya) bervariasi dalam jendela waktu yang dipilih. Kuncinya adalah mendefinisikan apa yang dimaksud dengan “variasi” (rentang, persentase perubahan, atau dispersi return) dan kemudian menerapkan metode yang sama secara konsisten pada kedua pasangan. Ini memberikan deskripsi numerik yang mandiri yang dapat Anda verifikasi dengan data harga historis Anda sendiri.
Cara praktis untuk membandingkan pasangan-pasangan tersebut adalah dengan menghitung volatilitas pada input yang sebanding—biasanya return berbasis waktu (misalnya, return persentase per jam atau per hari) dan kemudian merangkum variasi dengan satu metrik per jendela. Jika tujuan Anda adalah membandingkan volatilitas kedua pasangan, gunakan frekuensi pengambilan sampel yang sama dan panjang jendela yang sama untuk keduanya.
Mekanisme atau definisi
Volatilitas biasanya didefinisikan sebagai variabilitas return dari waktu ke waktu. Return adalah perubahan harga selama suatu periode, sering dinyatakan dalam persentase. Untuk langkah waktu dari t−1 ke t, salah satu pilihan sederhana adalah log return:
- r_t = ln(P_t / P_{t−1})
Di mana P_t adalah harga AUD USD (atau NZD USD) pada waktu t.
Dari sana, Anda dapat mengukur volatilitas dengan beberapa cara umum:
- Deviasi standar return (volatilitas jendela waktu)
- Pilih panjang jendela (misalnya, 20, 60, atau 120 hari perdagangan) dan hitung deviasi standar r_t dalam jendela tersebut.
- Ini menghasilkan angka volatilitas dengan makna statistik yang jelas: seberapa tersebar return-nya.
- Volatilitas rentang tertinggi–terendah (berbasis rentang)
- Untuk setiap periode, ukur rentang antara tertinggi dan terendah periode tersebut, seperti (Tertinggi − Terendah) relatif terhadap harga.
- Kemudian rata-ratakan rentang-rentang ini selama satu jendela.
- Ini dapat berfungsi bahkan jika Anda hanya mempercayai titik ekstrem intraperiode, tetapi bergantung pada apa arti stempel waktu “tertinggi” dan “terendah” dalam kumpulan data Anda.
- Ukuran gaya rata-rata rentang sebenarnya (berbasis pergerakan)
- Ini menggunakan pergerakan antar-candle yang memperhitungkan celah antar periode.
- Ini bergantung pada riwayat harga pada beberapa langkah waktu, dan pilihan seperti definisi “rentang sebenarnya” sangat penting.
Bukti atau contoh (dengan asumsi eksplisit)
Asumsikan Anda memiliki harga historis harian AUD USD dan NZD USD selama 60 hari perdagangan, dengan stempel waktu yang konsisten, dan Anda menginginkan satu perkiraan volatilitas per hari.
Contoh menggunakan deviasi standar return:
- Untuk setiap hari t, hitung log return harian r_t untuk AUD USD dan untuk NZD USD.
- Untuk hari t, hitung deviasi standar dari 20 return harian terakhir untuk setiap pasangan: σ_AUD(t) dan σ_NZD(t).
- Bandingkan σ_AUD(t) dan σ_NZD(t).
Asumsi yang harus cocok untuk kedua pasangan:
- Kalender perdagangan yang sama atau “jumlah observasi” yang sama per jendela.
- Sumber harga yang sama dan metode penanganan hari non-perdagangan yang sama.
- Rumus return yang sama (log return vs return persentase).
Apa yang dapat Anda pelajari dari perbandingan ini:
- Jika σ_AUD secara konsisten melebihi σ_NZD di banyak jendela, return harian AUD USD lebih tersebar.
- Jika perbedaannya berbalik, volatilitas relatif berubah seiring waktu.
Bahkan tanpa peramalan, angka-angka ini dapat membantu Anda menggambarkan perilaku seperti “periode ketika satu pasangan menjadi lebih bervariasi daripada yang lain.”
Keterbatasan dan risiko
Setidaknya satu keterbatasan material adalah bahwa volatilitas bukanlah properti yang stabil; ia berubah dengan kondisi pasar, likuiditas, dan waktu peristiwa.
Mode kegagalan penting lainnya:
- Frekuensi pengambilan sampel dan panjang jendela: Metrik yang dihitung dari return per jam dapat berbeda dari metrik yang dihitung dari return harian. Jendela yang lebih panjang menghaluskan lebih banyak variasi.
- Perbedaan data dan konstruksi: Umpan yang berbeda dapat memberikan nilai tertinggi/terendah yang sedikit berbeda, atau definisi yang berbeda dari stempel waktu yang “sama”. Ini mengubah volatilitas berbasis rentang.
- Konsistensi konversi mata uang: Jika Anda membandingkan volatilitas antar pasangan yang berasal dari sumber atau konversi dasar yang berbeda, Anda harus memastikan keduanya dinyatakan dalam format kuotasi yang sama dan dibangun secara konsisten.
- Mikrostruktur pasar dan biaya: Jika Anda kemudian menggunakan volatilitas untuk tujuan terkait eksekusi, spread, selip, dan struktur komisi dapat mendominasi pergerakan aktual versus apa yang disarankan oleh volatilitas berbasis harga.
- Hubungan historis tidak menjamin hasil masa depan: Tingkat volatilitas masa lalu atau peringkat relatif masa lalu antara AUD USD dan NZD USD tidak menjamin perilaku masa depan.
Verifikasi atau pertanyaan berikutnya
Untuk memverifikasi pengukuran secara independen, reproduksi perhitungan pada kumpulan data historis yang sama yang ingin Anda gunakan. Konfirmasikan bahwa:
- Anda dapat menghitung ulang return dari rangkaian harga yang dipublikasikan. - Logika jendela Anda (berapa banyak observasi, dan hari mana) cocok dengan definisi Anda.