Cara Mengukur Volatilitas dalam Musiman Pasangan Mata Uang
Jawaban langsung
Volatilitas dalam Musiman Pasangan Mata Uang dapat diukur dengan memperlakukan “musiman” sebagai pola dalam rata-rata imbal hasil berdasarkan periode kalender, kemudian mengukur seberapa bervariasi imbal hasil aktual di sekitar rata-rata spesifik kalender tersebut. Alih-alih menggunakan hasilnya untuk memprediksi pergerakan berikutnya, tujuannya adalah untuk mengukur seberapa kuat imbal hasil berfluktuasi di seluruh keranjang waktu-dalam-tahun (atau hari-dalam-minggu).
Pendekatan praktis adalah menghitung imbal hasil untuk setiap observasi, menetapkan setiap imbal hasil ke keranjang kalender (misalnya: bulan-dalam-tahun), memperkirakan rata-rata imbal hasil di setiap keranjang, dan kemudian menghitung variabilitas di dalam dan di seluruh keranjang. Kuncinya adalah Anda harus menggunakan definisi yang konsisten (jenis imbal hasil, cakrawala waktu, dan frekuensi), dan Anda harus menyatakan asumsi karena “volatilitas” yang diukur akan berubah jika pilihan-pilihan ini berubah.
Mekanisme dan definisi
1) Definisikan blok bangunan
- Musiman pasangan mata uang: kecenderungan imbal hasil untuk berbeda rata-rata tergantung pada pengelompokan kalender (seperti bulan-dalam-tahun).
- Volatilitas (tujuan pengukuran): deskripsi numerik tentang seberapa besar imbal hasil bervariasi.
- Definisi imbal hasil: untuk pengukuran, Anda harus menentukan apa arti “imbal hasil” (umumnya imbal hasil log atau imbal hasil persentase) dan cakrawala waktu (misalnya: 1 hari, 5 hari, atau 1 jam).
2) Bangun keranjang musiman Pilih pengelompokan kalender, misalnya:
- Bulan-dalam-tahun (12 keranjang)
- Hari-dalam-minggu (5 keranjang hari perdagangan, jika menggunakan hari pasar)
- Minggu-dalam-bulan (4–5 keranjang)
Untuk setiap keranjang, hitung rata-rata imbal hasil:
- (\mu_b) = rata-rata imbal hasil untuk keranjang (b).
3) Ukur variabilitas untuk menangkap “volatilitas musiman” Ada beberapa statistik yang dapat dipertahankan. Gunakan setidaknya satu, dan sebaiknya laporkan lebih dari satu:
- Volatilitas dalam-keranjang: variabilitas imbal hasil di sekitar rata-rata keranjang, misalnya (\sigma_b) untuk setiap keranjang, kemudian agregasi (rata-rata atau median) di seluruh keranjang.
- Disversi rata-rata antar-keranjang: seberapa berbeda rata-rata keranjang, misalnya hitung (\text{Var}(\mu_b)) di seluruh keranjang.
- Skor gabungan: misalnya, ukuran tertimbang yang mencerminkan volatilitas dalam-keranjang dan perbedaan antara rata-rata keranjang.
Cara sederhana untuk menjelaskan gagasan ini:
- Volatilitas dalam-keranjang memberi tahu Anda seberapa “berisik” imbal hasil bahkan ketika keranjang kalender ditetapkan.
- Disversi antar-keranjang memberi tahu Anda apakah keranjang kalender memisahkan perilaku rata-rata secara bermakna.
Bukti atau contoh (dengan asumsi eksplisit)
Asumsikan Anda memiliki harga penutupan harian untuk pasangan mata uang selama beberapa tahun, dan Anda ingin volatilitas musiman bulan-dalam-tahun menggunakan cakrawala waktu 1 hari.
Asumsi yang harus dinyatakan di awal
- Anda menggunakan harga penutupan-ke-penutupan.
- Anda menghitung imbal hasil log 1 hari: (r_t = \ln(P_t/P_{t-1})).
- Anda mengecualikan hari non-perdagangan sehingga setiap langkah adalah satu hari pasar.
- Anda memperlakukan keranjang kalender berdasarkan tanggal (t) (hari Anda mengukur imbal hasil).
Sketsa perhitungan
- Untuk setiap hari perdagangan (t), tetapkan keranjang bulan (b(t)\in{1,\dots,12}).
- Untuk setiap keranjang (b), hitung (\mu_b = \text{rata-rata}(r_t,|,b(t)=b)).
- Hitung volatilitas dalam-keranjang: (\sigma_b = \text{std}(r_t,|,b(t)=b)).
- Ringkas volatilitas musiman dengan melaporkan:
- Median((\sigma_b)) untuk mengurangi dampak bulan-bulan pencilan.
- Varians rata-rata keranjang (\text{Var}(\mu_b)) untuk menggambarkan seberapa berbeda rata-rata musiman.
Keterbatasan material dalam contoh ini Bahkan jika (\sigma_b) berbeda antar bulan, perbedaan itu mungkin didorong oleh perubahan rezim yang lebih luas daripada efek kalender yang stabil. Untuk menghindari kekeliruan kondisi satu kali sebagai musiman yang berulang, Anda akan membandingkan hasil di seluruh subperiode (misalnya, tahun awal vs tahun akhir) dan memeriksa apakah pola volatilitas tetap serupa.
Keterbatasan dan risiko (dan apa yang bisa salah)
- Tidak ada jaminan waktu nyata: Variabilitas historis tidak menjamin pola volatilitas masa depan.
- Efek penyedia dan data: Imbal hasil dan volatilitas yang diukur dapat berubah dengan frekuensi data, hari yang hilang, aksi korporasi (jarang terjadi untuk FX), metodologi vendor data, dan apakah Anda menggunakan ukuran penutupan-ke-penutupan versus intraday.
- Pergeseran rezim pasar: Volatilitas berubah seiring waktu. Keranjang kalender bisa terlihat stabil dalam satu rezim dan tidak stabil di rezim lain.
- Biaya dan ketidakpastian eksekusi: Banyak studi “volatilitas terukur” secara implisit mengasumsikan perdagangan tanpa gesekan. Spread riil, komisi, dan selip dapat mengubah apa yang Anda alami dibandingkan dengan rangkaian imbal hasil ideal.
- Mode kegagalan—overfitting keranjang kalender: Jika Anda menggunakan terlalu banyak keranjang atau riwayat yang terlalu pendek, Anda mungkin mengukur kebisingan daripada struktur.
Titik kontrol untuk ketahanan adalah menguji apakah metrik volatilitas Anda stabil ketika Anda:
- mengubah cakrawala waktu imbal hasil (mis.