Contoh Kerja Asumsi Slippage (Skenario + Asumsi)
Jawaban langsung
Contoh kerja dari asumsi slippage adalah skenario di mana Anda secara eksplisit memilih angka untuk seberapa lebih buruk (atau lebih baik) harga eksekusi aktual dibandingkan dengan harga referensi yang Anda gunakan dalam pemodelan. Anda kemudian membawa angka-angka tersebut melalui perhitungan sehingga pembaca dapat melihat dengan tepat bagaimana asumsi memengaruhi hasil.
Karena tujuannya adalah verifikasi independen, setiap input terkait slippage harus dinyatakan secara terpisah: definisi harga referensi, jumlah asumsi slippage (sering dalam satuan harga atau basis poin), apakah itu berlaku per pesanan atau per pengisian, dan apa yang terjadi jika eksekusi dipecah menjadi beberapa pengisian.
Mekanisme atau definisi
Slippage adalah perbedaan antara harga eksekusi referensi (misalnya, harga yang Anda gunakan saat memperkirakan perdagangan) dan harga di mana pasar benar-benar mengisi pesanan Anda. Dalam pemodelan, asumsi slippage adalah aturan sederhana yang Anda gunakan untuk mengubah perbedaan tersebut menjadi angka.
Cara praktis untuk membuat ini transparan adalah dengan memisahkan mekanisme yang stabil dari kondisi variabel:
- Mekanisme stabil (yang dapat Anda kendalikan dalam model): bagaimana Anda menerapkan slippage pada harga referensi, bagaimana Anda menghitung laba/rugi dari pengisian, dan bagaimana Anda menangani kuantitas.
- Kondisi pasar/penyedia yang variabel (yang harus Anda asumsikan atau ukur): spread tipikal, apakah pesanan terisi segera atau tertunda, dan seberapa besar kemungkinan pengisian parsial.
Bukti atau contoh (dengan asumsi yang dinyatakan)
Pertimbangkan model posisi beli sederhana dengan satu pengisian masuk dan satu pengisian keluar. Contoh kerja di bawah ini menggunakan angka yang dibuat-buat sehingga Anda dapat menelusuri aritmetikanya.
Asumsi (nyatakan setiap input)
- Instrumen dan satuan harga: Gunakan satu satuan harga referensi di mana perubahannya linier (tidak perlu spesifikasi kontrak dalam ilustrasi ini).
- Harga referensi untuk masuk: Harga referensi masuk = 1.2000.
- Harga referensi untuk keluar: Harga referensi keluar = 1.2050.
- Asumsi slippage untuk masuk: Pesanan terisi lebih buruk sebesar 0.0002 (satuan harga). Jadi harga pengisian masuk = 1.2000 − 0.0002.
- Asumsi slippage untuk keluar: Untuk posisi beli, keluar lebih buruk berarti Anda menerima harga yang lebih rendah. Asumsikan keluar terisi lebih buruk sebesar 0.0001. Jadi harga pengisian keluar = 1.2050 − 0.0001.
- Kuantitas: Kuantitas adalah 1 unit. (Ini menjaga agar aritmetika contoh tetap sederhana.)
- Biaya tidak termasuk: Contoh ini mengabaikan komisi dan biaya lainnya; Anda memperlakukannya secara terpisah jika diperlukan.
- Eksekusi pengisian tunggal: Setiap sisi (masuk dan keluar) dieksekusi sebagai satu pengisian pada harga yang disesuaikan dengan asumsi slippage.
Perhitungan
- Harga pengisian masuk = 1.2000 − 0.0002 = 1.1998
- Harga pengisian keluar = 1.2050 − 0.0001 = 1.2049
- Pergerakan harga yang dimodelkan (bersih) = Harga pengisian keluar − Harga pengisian masuk
- Pergerakan bersih yang dimodelkan = 1.2049 − 1.1998 = 0.0051
Tanpa asumsi slippage, pergerakan bersih referensi akan menjadi 1.2050 − 1.2000 = 0.0050. Dalam skenario ini, asumsi slippage meningkatkan kerugian bersih relatif terhadap referensi sebesar 0.0001 satuan harga.
Skenario alternatif untuk menunjukkan sensitivitas asumsi (pengisian parsial)
Sekarang asumsikan masuk dipecah menjadi dua pengisian:
- Harga referensi masuk = 1.2000
- Pengisian pertama: 60% dari kuantitas, slippage lebih buruk sebesar 0.0001 → harga pengisian pertama = 1.1999
- Pengisian kedua: 40% dari kuantitas, slippage lebih buruk sebesar 0.0003 → harga pengisian kedua = 1.1997
Dengan kuantitas = 1, harga pengisian masuk rata-rata tertimbang volume menjadi:
- Pengisian masuk tertimbang = 0.6×1.1999 + 0.4×1.1997 = 1.19982
Bahkan jika Anda menggunakan gagasan “slippage rata-rata”, pemecahan ini menunjukkan keterbatasan pemodelan: slippage konstan tunggal per perdagangan dapat menyembunyikan efek waktu dan kualitas eksekusi yang berbeda di seluruh pengisian.
Keterbatasan dan risiko
- Asumsi bisa tidak konsisten secara internal: Jika Anda mengasumsikan nilai slippage yang bertentangan dengan definisi harga referensi atau waktu pengisian Anda, model dapat menghasilkan perbedaan yang menyesatkan.
- Spread dan penundaan eksekusi sering kali saling terkait: Asumsi slippage mungkin secara tidak sengaja menghitung ganda (atau melewatkan) efek perubahan spread, latensi, atau kedalaman buku pesanan.
- Penyederhanaan pengisian tunggal bisa gagal: Eksekusi nyata dapat menghasilkan pengisian parsial, kutipan ulang, atau pembatalan pesanan. Jika Anda mengabaikannya, asumsi slippage Anda mungkin meremehkan atau melebih-lebihkan variabilitas yang sebenarnya.
- Hubungan historis tidak menjamin hasil masa depan: Bahkan jika lingkungan serupa menghasilkan perilaku slippage tertentu di masa lalu, kondisi pasar dan likuiditas di masa depan dapat berbeda.