Tempat Mendapatkan Data Forex Historis

Dapatkan sumber dan batasan data forex historis.

Tempat Mendapatkan Data Forex Historis

Jawaban langsung

Data forex historis dapat diperoleh dari: (1) vendor data yang menjual deret waktu, (2) platform broker yang mengekspor atau menyediakan akses ke riwayat harga mereka, (3) kumpulan data publik atau komunitas yang dikumpulkan dari sumber-sumber sebelumnya, dan (4) layanan data bursa atau pasar ketika instrumen diperdagangkan melalui bursa. Pilihan terbaik bergantung pada apa yang Anda maksud dengan “data historis” (tick vs. bar, bid/ask vs. mid, serta zona waktu/format yang Anda perlukan).

Cara kerja data forex historis

“Data forex historis” berarti informasi harga yang tercatat dari waktu ke waktu. Format umum meliputi:

  • Data tick: transaksi/pembaruan individual (sering kali paling detail, terkadang tidak lengkap).
  • Data bar (OHLC): pembukaan, tertinggi, terendah, penutupan untuk interval tetap (misalnya, 1 menit atau 1 jam).
  • Deret waktu bid/ask: harga bid dan ask yang terpisah (berguna untuk pemodelan spread yang realistis).
  • Harga mid: konsep rata-rata yang diturunkan dari bid dan ask (tidak sama dengan harga yang dapat diperdagangkan).

Saat Anda meminta atau mengunduh data, Anda juga memilih pengidentifikasi instrumen (pasangan mata uang) dan aturan stempel waktu. Penyedia yang berbeda mungkin memberi label yang berbeda untuk pasangan yang sama (misalnya, “EUR/USD” vs. “EURUSD”) dan mungkin mencatat waktu dalam zona waktu yang berbeda. Beberapa kumpulan data menyertakan spread secara eksplisit; yang lain hanya menyediakan harga turunan.

Contoh pemeriksaan sebelum Anda menggunakannya

Untuk mengurangi risiko penggunaan input yang tidak konsisten, verifikasi secara independen beberapa hal mendasar:

  1. Keselarasan waktu: pastikan stempel waktu sesuai dengan zona waktu dan batas interval yang Anda inginkan.
  2. Definisi harga: pastikan Anda mengetahui apakah nilai tersebut adalah bid, ask, mid, atau OHLC dan jaga konsistensinya selama analisis Anda.
  3. Celah dan kontinuitas: cari periode yang hilang, lonjakan mendadak, atau nilai yang berulang secara tidak wajar.
  4. Konsistensi simbol: pastikan kumpulan data menggunakan satu skema penamaan yang jelas untuk setiap pasangan mata uang.
  5. Periksa silang dengan sumber kedua: jika memungkinkan, bandingkan tanggal yang tumpang tindih antara dua penyedia.

Jika salah satu pemeriksaan ini gagal, hasil dari komputasi bergaya backtesting mungkin mencerminkan masalah data, bukan perilaku pasar.

Keterbatasan dan ketidakpastian yang perlu diantisipasi

Kumpulan data historis dapat berbeda dalam kelengkapan dan akurasi. Keterbatasan umum meliputi segmen data yang hilang, revisi (di mana catatan sebelumnya diperbarui), dan penanganan akhir pekan, hari libur, atau waktu musim panas yang tidak konsisten. Riwayat tingkat tick bisa sangat terpengaruh oleh celah, sementara data OHLC mungkin menyembunyikan pergerakan di antara bar. Karena penyedia mendefinisikan simbol dan stempel waktu secara berbeda, Anda mungkin perlu menormalkan kumpulan data sebelum melakukan perbandingan berbasis verifikasi apa pun.

Tidak ada satu pun dari sumber ini yang menjamin bahwa data akan cocok secara sempurna dengan asumsi penelitian Anda. Perlakukan data historis sebagai catatan terukur dengan aturan khusus penyedia, lalu validasi menggunakan pemeriksaan di atas sebelum mengandalkannya untuk analisis apa pun.

Perdagangan forex dan CFD memiliki risiko besar. Informasi FoxiForex bersifat edukatif dan bukan nasihat keuangan pribadi. Penempatan bersponsor diberi label dengan jelas.